22 Januari

on

Hari ini hujan. Tak hapuskan penat.
Masih tersimpul lelah di otot.
Hari ini hujan. Tak sapukan lelah.
Masih tersimpan rapi di bawah kulit.
Hari ini hujan. Bawakan keriput.
Denyut di bawah kuku.
Ada nama yang disebut.
Tuhannya berulang kali dipanggil.
Dipuja, hingga berurai air mata.
Hari ini hujan. Badannya luluh.
Disapu angin. Didera badai.
Berulang menyebut sebuah nama.
Dipanggil pula Tuhannya.
Minta sebuah nama muncul berpayung di bawah rinai hujan.
Sapukan penat. Hapuskan lelah.
Amin ya Tuhan.

Wulan Murti
novel: Fireworks for Love; Like Brother, Like Sister

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s