[Nulis Random] Masak Sendiri, Makan Sendiri


Iyalah… Minta disuapi memangnya?! Hehehe
Ini ceritanya bapak masak nasi kebanyakan air. Lembek deh nasinya. Padahal saya ndak suka makan nasi lembek. Terpaksa deh buka puasa minta nasi bulik.
Buat sahur, saya memutuskan untuk masak spageti saja. Hihihi… Bergaya dikit nih. Kayak bule itali. Makan pasta. Pasta barokah di bulan ramadhan.
Biar masaknya tidak tergesa-gesa, sebelum tidur (sebelum nulis ini) bahan-bahan sudah saya siapkan dulu. Besok bangun sahur tinggal sreng-sreng terus sendok deh.
Ini pertama kalinya saya masak spageti setelah kakak menikah. Masak sendiri. Biasanya sama kakak masaknya. Makan juga sendiri. Bapak ibu mah suka sama nasinya. Biasanya makan sama kakak.
Yah, mungkin ramadhan depan saya dah masakin buat suami. Aamiin. Semoga masih ada kesempatan. Hehm… Jauh banget deh.
Penting ini dijalani dulu ya. Hehehe
Adakah yang punya cerita mirip. Tapi jangan dijomblo-jombloin ya. Jomblo itu bukan paksaan. Bukan pula gaya hidup. Ntar ikutan jomblo mentang-mentang baru kekinian jomblo diledekin habis-habisan. Hahahaha
Masak, masak sendiri. Makan, makan sendiri. Boboknya sendirii. :v

image

Itu terdiri dari:
Spageti segenggam; sosis dua diiris miring; sawi sendok empat lembar dipotong; suiran ayam goreng; irisan bawang merah dan bawang putih; irisan daun bawang.

wulan murti
×Fireworks for Love×

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s