[Nulis Random] Hari Keempat


Biar tidak sakit hati, langkah pertama adalah penerimaan. Langkah berat dan panjang. Sebab, memang langkah pertama adalah yang tersulit.
Namun, bukankah setelah kesulitan akan datang kemudahan. Bisa mengambil langkah yang sulit, selanjutnya bukan lagi hal berat. Setidaknya kita bisa melanjutkannya.
Penerimaan akan suatu hal yang menimpa kita memang bukan perkara mudah. Baik itu hal baik, terlebih yang menyakitkan, menerimanya butuh keseluruhan jiwa dan raga.
Terima dengan segenap hati. Apapun yang kita peroleh adalah anugrah kasih sayang Tuhan. Menerimanya sekalipun ada sisi hati yang akan sakit. Menerimanya meski tidak seluruh bibir tersenyum. Menerima itu tidak mudah.
Harus segenap jiwa dan raga mengakuinya. Terima sepenuhnya. Tak lagi ada pengandaian. Tidak mencari alasan.
Menerima bukan perkara mudah. Jika menerima harus menelan semua pahit, maka itu lah yang memang harus diterima. Menerima sekalipun harus terluka.
Luka pun akan sembuh saat menerimanya dengan suka cita. Rela menanggung yang mengena raga kita. Karena penerimaan adalah penyembuh.
Perlu berhari-hari untuk meyakinkan diri agar menerima. Minggu demi minggu. Sampai bibir dapat lepas mengucap, aku terima semua ini.
Terima kasih. Terima sayang.
Itu tidak mudah.

wulan murti
×Fireworks for Love×

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s