Coretan orang


Hi! Hi! Hi!
Kali ini mau menyalurkan kecenderungan narsistik dulu. Tapi mungkin agak terlalu narsistik. Hahaha… Menarsiskan hasil coretan yang tidak bagus. Yah, kayak yang dipostingan kemarin-kemarin sudah saya singgung, gimana kualitas sketsa tangan saya. Ahaha… Parah yah.
Yaa…, begini saya. Tetep mau menunjukkan.
Tiga coretan yang pertama ini saya buat pada semester-semester awal kuliah. Sekitar tahun 2008 akhir sampai tahun 2010 lah. (Apa? Cuma tiga?????) yap, benar. Dalam kurun waktu segitu tangan saya cuma menghasilkan tiga coretan. Hahaha…. kayak gini pula:
Satu
co 1
Ini medianya kertas kalkir dengan alat coret DR. Ukuran DR-nya lupa berapa. Kayaknya sih 03 atau 004. Suka efeknya. Kertas kalkir kayaknya bagus jadi media lukis. Biasanya sih buat media portofolio gambar kerja atau cetak biru gitu. Kertas itu tembus pandang, tapiiii…, jangan meremehkan. Kertas ini mahal dan setajam silet. Belinya gulungan, terus tiap mau pakai dipotong dulu dalam ukuran yang diperlukan. Motongnya paling asyik pakai benang.
Dua
co 2
Ini medianya kertas loose leaf. Hehe… iseng banget pas lagi kuliah pagi. Alatnya pakai bolpoin saja. Tapi kayaknya pakai DR juga. Maklum dulu jarang punya bolpoin. Jadi bergaya deh pakai DR buat apa-apa. Kalau sekarang, bolpoin juga masih jarang punya, apalagi DR. wkwkwk
Itu ada tulisan hangul versi tangan saya. Lucu dan aneh ya hangul tulisan saya.
Tiga
co 3
Kalau ini gambar nggak miripnya Reita the Gazzete. Bassis/drummer/gitaris the Gazzete, band visual key Jepang gitu. Dulu kan saya suka tuh ni orang sama beberapa lagu bandnya. Keren dah. Reita-kun ini selalu pakai nose band gitu. Aslinya keren deh. Coretan saya ini anggap saja orang yang lagi cosplay Reita. Hehhe…maksa banget.
Ini saya buatnya sekitar tahun 2012. Siluet wanita dari samping Nggak bisa bikin kepala dan kaki tangan. Tapi saya suka banget. Entah mengapa ada sesuatunya gitu.
co 4
Nah, kali ini agak baru. Dua gambar ini saya buat sekitar dua minggu lalu. (berdasar saya ngetik bahan postingan ini di ms.word sih). Medianya kertas karton dan alatnya krayon. CIeeyeehhh…begaya banget ya.
Satu gambar she-wolf. Jangan dilihat lama-lama bagian matanya. Bukan apa-apa. Cuma itu sebenarnya kecelakaan gambar. Hehehe…. Dilihat dari kejauhan kayak she-wolf yang lagi sedih. Mungkin nunggu mate-nya. Oh…, dimana engkau belahan jiwa.
Terus satunya penari ballet yang lagi ada di ambang pintu. Gitu sih ceritanya. Penari ballet lengkap dengan tutu, pointe shoe, dan rambut di-bun. Berdiri pointe di ambang pintu. Kayak lukisan penari ballet yang di-frame.
co 5co 6
co 7co 8
Salah satu yang terbaru juga, akhir september. Pakai crayon. Cewek berkacamata dengan tangan terbuka. Hehehe

Ya, itulah beberapa karya saya. Biasa saja ya. Mungkin malah jelek. Tapi efek psikologis buat saya ketika membayangkannya, bikin coretannya, lihat hasil nyatanya. Well, that’s me and mine. Pelajarannya adalah saya musti banyak belajar sketsa tangan lebih tekun lagi. Malu juga ngaku desainer nggak bisa sketsa tangan. Hehe…
Oke dah. Sekian dulu ajang narsistik saya. Semoga memberi inspirasi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s