[fanfic] Colourful Fog

on

Nama author: wulan murti a.k.a yuelan13
Judul: Colourful Fog
Genre: fiksi fantasi
Twitter atau Facebook atau Email atau No.Hp: @yuelan13
Casts: Mystical Joo (Brian Joo), Blink (Sunny SNSD), King Fog (Eeteuk Super Junior), Adviser (Heechul Super Junior), Sparky (IU), Ivy (Kim Tae Hee)
Sinopsis: Sparky dan Blink dua sahabat penjaga cahaya di negeri Fog. Segalanya aman dan damai, sampai seorang misterius singgah ke negeri Fog. Persinggahan Mystical Joo bukan tanpa alasan. Mystical Joo mengklaim cincin cahaya negeri Fog adalah miliknya. Raja negeri Fog, King Fog, menjadi kebingungan. Untunglah ada Adviser yang bijaksana. Bagaimana jalan ceritanya? Benarkah klaim Mystical Joo atas permata cahaya negeri Fog? Sanggupkah Blink dan Sparky menjaga permata cahaya dari Mystical Joo? Marilah kita saksikan langsung di ….
___________________________________________________________________________________________________________________________________

Jauh di dalam hutan yang juga jauh dari hiruk pikuk kehidupan manusia. Diselubungi kabut pekat, berdirilah sebuah negeri bernama Fog. Negeri Fog dipimpin oleh raja arif nan bijaksanabernama King Fog. Bersama penasehat raja, Adviser, King Fog mengatur negerinya menjadi negeri kaya, makmur, dan sentosa.
Meskipun berbenteng kabut tebal puluhan meter dan kabut berterbangan di seluruh negeri, negeri Fog tak pernah gelap dan menyesatkan. Negeri Fog memiliki sebuah sumber energi dan cahaya yang disebut cincin cahaya. Penduduk negeri sangat berterimakasih pada cincin cahaya, dan tentu saja pada dua penjaganya. Blink dan Sparky.
Blink peri lincah berambut cepak pirang dengan tongkat pink sebagai senjata. Blink sangat menyukai bernyanyi dan menggerakkan kedua kaki panjangnya. Sementara Sparky yang sedikit lebih pendek darinya, memiliki harpa merah yang dapat mengiringinya bersenandung merdu. Saat bersenandung dan memainkan harpa, angin akan berhembus lembut memainkan rambut hitam panjangnya. Blink yang hiperaktif akan menari ke sana kemari meningkahi nyanyian Sparky.
Semua suka pada Blink dan Sparky. Karena mereka penjaga yang kuat. Namun lembut dan manis saat keadaan aman. Tak akan ada yang berani mencuri cincin cahaya, sebab Blink dan Sparky akan melawan siapapun yang berbuat jahat.
Suatu pagi, hujan turun deras. Keadaan menjadi temaram dan lembab. Blink memasang sejumlah cincin tambahan sambil bernyanyi kecil. Kaki rampingnya berjingkat-jingkat di antara tonggak tempat cincin dipasang.
“Neoneun nae byulbit, nae maeumui byulbit,” Blink mengangkat tangan dan melambai-lambai, “Nah, penduduk bisa bekerja normal sekarang. Pagi dengan hujan selalu butuh tambahan cincin,” ujar Blink ceria.
Blink juga menurunkan sejumlah cincin yang perlu digosok lagi. Dengan keranjang berlapis beludru, cincin dibawa ke ruang kerja. Di dalam sudah duduk Sparky menggosok cincin.
“Oh! Blink, tahukah kau? Aku terlihat manis di permukaan cincin ini,” kata Sparky.
Blink tertawa kecil. Kepalanya menjulur ke arah cincin di tangan Sparky. “Bukan manis, tapi imut,” goda Blink.
Wajah Sparky jadi muram. Bibirnya manyun. Tapi Blink mengajaknya tertawa dengan tebak-tebakan lucu khasnya.
Belum sempat Sparky menjawab tebakan Blink….
BOOOOMM!
…terdengar suara ledakan yang dahsyat dari luar gerbang kastil cincin.
Blink dan Sparky bergegas terbang keluar.
Pintu gerbang sudah roboh dan terbakar. Seorang pria berjubah berdiri di dekat daun pintu gerbang yang berasap. Kepalanya tertutup tudung jubah. Sebuah tongkat dari perak tergenggam di tangan kanannya.
“Siapa kau?” seru Blink. Tongkat pinknya siap di tangan.
Terdengar tawa keras memecah kabut. “Kembalikan cincin cahaya milikku!” suaranya ringan namun kuat.
Tanpa aba-aba jelas. Blink dan Sparky mulai saling serang dengan si pria misterius.
Dan berita itu telah sampai ke telinga King Fog.
Di dalam kastil kerajaan, King Fog mondar-mandir. Sang penasehat ikut berjalan ke sana kemari.
“Aha!” seru Adviser tiba-tiba. Sampai King Fog terjengkal jatuh. “Kkk~…, maafkan saya Yang Mulia. Saya baru dapat ide,.”
Seraya berdiri raja menanyai Adviser, “Apa idemu? Pertarungan sudah berlangsung selama…, em…..
“Tujuh menit empat puluh delapan detik Yang Mulia,” bisik seorang prajurit yang tak mau disebut namanya itu. Tapi wajahnya tampan dan masih muda. Mirip personel group vokal asal negeri Korea.
“Karena itu Yang Mulia, kita harus menghentikan pertarungan dan mencari tahu penyebabnya,” ujar Adviser dari balik sebuah cermin tangan.
King Fog beserta Adviser segera ke kastil cincin dikawal sejumlah prajurit andalan. Para prajurit membentuk formasi ‘hands up-shock-neverland’ begitu sampai di gerbang kastil. Untuk apalagi kalau bukan untuk melindungi sang raja.
Pertarungan di hadapan mereka tengah seru-serunya. Blink dengan tongkat pinknya mengeluarkan ajian strawberry saus mulberry. Sparky dengan harpa merah menggetarkan simfoni heart shape. Semuanya melawan serangan cahaya putih dari tongkat perak pria misterius.
King Fog menyuruh Adviser mendekat. “Hei, Ser. Lihat! Keren ya warna-warnanya. Coba tiap hari kayak gini,” bisik King Fog.
“Ehem!” Adviser berdeham penuh wibawa. Dengan bisikan pula dia mengingatkan sang raja untuk bersikap wibawa.
Raja melayangkan tatapan tajam ketiga orang di medan laga. Tangan kanannya terjulur ke depan. “Ber-hen-tiiiiiii!!!” titah raja.
Sllrrrttt! Cahaya berwarna-warni yang tadi memenuhi udara luruh perlahan. Suara gaduh juga menghilang. Di sisi kanan ada pria yang tak diketahui identitasnya dan sisi kiri ada duo Blink dan Sparky. Mereka memandang ke arah King Fog dengan latar belakang formasi ‘hands up-shock-neverland’.
King Fog berganti memandang pada si penyerang. “Siapa kau?” Tanya raja tegas.
Pria dengan jubah kelabu besar itu mengedikkan bahu. Tudung kepalanya tak bergeser sedikitpun. Wajahnya masih tertutupi.
“Nyatakan dirimu!” perintah King Fog.
Si pria menengadah. Perlahan tangannya terangkat. Perlahan pula dia menurunkan tudungnya.
“Woaaaa!!!” seru semua prajurit.
“Mystical Joo!” pekik King Fog dan Adviser.
Si pria tertawa dingin. “Aku hanya meminta kembali cincin cahayaku,” ungkapnya.
Oops! King Fog terkejut mendengar permintaan Mystical Joo. Bukankah cincin cahaya adalah milik negeri Fog. Bagaimana bisa dia memintanya. Dan mana mugkin? Negeri Fog memerlukan cincin cahaya.
Tapi, siapa pula Mystical Joo itu?
Marilah sejenak kita menilik lembaran masa lalu. Disaat raja Fog masih muda. Masih bermain kelereng dengan Adviser muda. Saat itu pula sudah ada Mystical muda. Dia adalah putra seorang tukang besi handal yang tinggal di luar kabut. Sang ayah lah yang berjasa membuat cincin cahaya.
Kembali ke masa kini.
“Tapi ayahmu sudah memberikannya pada negeri Fog,” tolak King Fog.
“Tidak!” jerit Mystical Joo. “Ayahku tak pernah memberikannya untuk kalian. Cincin itu jatuh ke dalam kabut lalu kalian mengambilnya!” kata Mystical Joo sambil menunjuk King Fog dan Adviser.
“Kami?” celetuk mereka bebarengan.
Mystical Joo mengangguk tenang. “Jadi kembalikan cincin cahayaku!” pintanya dengan nada do tinggi.
King Fog dan Adviser mulai bisik-bisik. Tidak bisa begitu saja memberikan cincin cahaya pada Mystical Joo, meskipun dia pemilik sahnya.
“Ehem, raja, raja,” sela Blink.
King Fog celingukan mencari Blink. Rupanya sudah ada di belakangnya. “Ada apa, Nak?”
“Kami ada usul,” beritahu Blink.
King Fog mengangguk dan menyuruhnya melanjutkan.
“Sparky, katakana usul kita,” kata Blink penuh percaya diri.
Jriiingg! Harpa merah Sparly sampai bunyi sendiri. “Apa ya Yang Mulia?” kata Sparky kebigungan. “Em…, apa dikasihkan saja Yang Mulia. Kan cincin cahaya yang asli sudah terkloning di kolam tengah kastil. Kita masih punya cincin-cincin lainnya.”
“O-o-o-o.., tidka bisa! Cincin cahaya yang asli adalah sumber cahaya utama. Cincin hasil cloning tidak bisa seterang yang asli,” tolak Adviser.
“Begini saja, cincin asli diberikan, sebagai gantinya dipasang lilin abadi. Cahaya lilin akan dipantulkan cincin-cincin kloningan. Jadi negeri Fog akan tetap terang dan punya energy. Saya juga bisa melamar kekasih hati saya,” usul Mystical Joo.
Dalam formasi melingkar, King Fog, Adviser, Blink, dan Sparky, menoleh pada Mystical Joo yang menyempil. Mystical Joo hanya nyengir kuda sembrani Nirmala.
Dan apa yang selanjutnya terjadi?
Cincin cahaya yang asli dikembalikan pada Mystical Joo. Dan sebagai penggantinya, Mystical Joo memberikan salah satu produk lilinnya yang paling mutakhir. Lilin abadi pelangi.
Tentu saja cahaya yang dihasilkan berwarna-warni. Negeri Fog yang semula kelabu kini menjadi penuh warna. Penduduk makin sejahtera. Blink dan Sparky juga tak kalah senang. Mereka suka mengatur tampilan warna tiap harinya. Begitu pula dengan King Fog dan Adviser. Suka main tebak warna apa yang muncul pada jam tertentu.
Kebahagiaan tak hanya dirasakan para penghuni negeri Fog. Sang pemilik cincin cahaya tengah gembira lamarannya diterima sang kekasih hati. Bahkan saat ini Mystical Joo mengajak Ivy candle light dinner. Maklum, dia kan pengusaha lilin.
Mereka makan coklat produksi penduduk negeri Fog ditemani alunan harpa merah Sparky dan nyanyian duo Sparky-Blink. Tak lupa sajian tarian mayoret Blink dengan tongkat pinknya.
“Sebagai hadiah, ini persembahan dari King Fog,” ujar Adviser menyerahkan seikat bunga mawar merah sambil mengedip genit pada Ivy.
“Ah…, terima kasih, pria cantik,” kata Ivy malu-malu.
Adviser menyalami Ivy ala bangsawan. Bersimpuh lalu mengecup punggung tangan Ivy.
“Hei, jangan goda kekasihku!” tegur Mystical Joo.
Adviser bangkit. Ia terkekeh nyaring. “Tidak kok!” serunya dalam posisi siap lari. “Aku cuma mau ambil cincinnya!” Adviser lari kencang.
Hehm…., sudah bisa ditebak kalau Mystical Joo mengejarnya. Blink dan Sparky ganti lagu untuk menyemangati keduanya.
Dan ceritanya…, tamat.

special for lomba menulis fanfiction korea AsianFanfictionStory

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s