[fanfic parodi] baskomsel ver luar angkasa seri ramadhan

hai, hai, hai!
kali ini saya post ff parodi baru, kemarin baru saya buat.
hehehe…
happy reading
thanks for visit
don’t forget to leave any comment or like.
thanks

baskomsel ver luar angkasa seri ramadhan atau baskomsel ver ramadhan seri luar angkasa yang kayaknya star wars (atau star trek)
*duh belibet bener dah judulnya* pokoknya yang itu deh pembaca sekalian. Yang ada om dedy mizwar, sule dan vincent nya. :p

author: wulan murti a.k.a yuelan13

cast:
Kwon Sang Woo, Nickhun 2PM, Dongho Ukiss, Brian Joo, dbl *dan banyak lagi maksudnya*

setting: sebenarnya sih di studio yang terletak di RT XX RW XX Kelurahan YYY *disamarkan demi transparansi lomba gapura cantik antar kelurahan dalam rangka HUT RI ke-66 (author ngitung dulu nih)* tapi sang produser baru – akhirnya jadi produser – Kyu Jong ingin studio menjadi Bulan. *nah lho! Gimana coba?!*
Jadi kita sebut saja settingnya di seperkian meter persegi permukaan bulan. Dimana ada sebuah kedai makan tanpa tenda yang dikelola pemuda bersuara indah yang suka terbang ke langit, sebut saja pemilik warung Tegal *Bulan apa Tegal?!* ini dengan nama uda Brian Joo a.k.a uda B. Waktunya bulan Ramadhan saat sahur sampai buka puasa. *sukurin pada syuting pas puasa*

B: “Hei, author yang bangga dengan titel gajenya! Mau mulai ceritanya kapan? Pakai nyukurin lagi.”
Author: “Haduwh! Sabar dong oppa. Oppa kan baru.”
author ketawa gaje *dan lebay* B sampai terpana.

Okay, okay, this is it: fanfic parodi baru

Di kedai makan pinggir Bulan *lokasi diganti gara-gara protes uda B*, duduklah dua makhluk di salah satu bang. Satu berwajah mirip pangeran Thailand yang nyanyi di sebuah grup yang nyanyi tiap jam dua siang bernama Nickhun. Tapi entah mengapa badannya tidak seatletis Nickhun yang di iklan tempat wisata air di Korea bernama Karibian *nama samaran* :P Badan makhluk tersebut mirip kadal tapi bukan buaya. Bukan komodo atau tokek. Apa gozilla ya? Yah pokoknya reptil gitu deh pembaca. Si reptil Nickhun makan dengan lahap bersama pemuda tampan berbaju aneh kayak ultramen, bernama Dongho. *jangan-jangan mereka dua aktor utama serial ultramen nggaya yang kabur buat makan?*

“Heh, author, kapan nih mulainya? Dari tadi nyela mulu? Sana-sana ngetik saja!” kata Kyu Jong seraya narik author kayak narik anak kucing. Pluk! Author terlempar ke kursi panas depan komputer.

Kyu Jong lalu memberi isyarat pada sutradara Yunho untuk mulai syuting. Sementara dua aktor tetap asyik makan. Dan uda B ngawasin apa saja yang dimakan Nickhun dan Dongho. Dia nggak mau mengalami kerugian gara-gara syuting iklan (parodi) tersebut.

“Kamera satu, siap!” seru Yunho seraya menunjuk kameramen andalan, Siwon. “Kamera dua, siap!” Yunho ganti menunjuk Sungmin. Duo kameramen yang bersatu dalam produksi iklan (parodi) baru. Siwon mengarahkan kameranya pada Dongho dan Sungmin ke arah Nickhun.

“Nickhun, Dongho, action!” seru Yunho penuh haru.
Yunho POV: “Akhirnya dapat pekerjaan lagi! Hiks! Buat biaya apartemen. Masak sekarang cuma patungan sama Changmin.”

-Changmin yang asyik makan di apartemen bergidik. Kepalanya celingukan. “Siapa yang ngomongin aku?” tanya Changmin. “Apa hyung tahu ya makanannya aku ambil.” Changmin menggeleng cuek, lanjut makan.-

Okay, di kedai tanpa tenda.
Sambil menyendok nasi lalap petai Nickhun berkata, “Kapan nih imsyaknya?”
“Ya, nggak tahu hyung. Tuh si Jago nggak berkokok-kokok juga,” jawab Dongho menunjuk ayam jago terbesar di lokasi syuting dengan mangkok ikan di kepalanya. *oia, tuh Nickhun sama Dongho juga pakai mangkok ikan*

si ayam jago (yang ternyata Eeteuk dalam kostum ayam jago) mondar-mandir dekat meja Nickhun dan Dongho. Santai mengais tanah tanpa menggubris dua makhluk di kedai yang berdebat nunggu imsyak.
Ayam jago (Eeteuk) POV: “Ya ampun! Imsyak mah sebelum ane berkokok. Ya ane kagak mau berkokok kalau belum imsyak.”

Ting! Muncul bolam lampu besar di dekat Dongho. Eunhyuk yang jadi bagian lighting memegang bolam lampu dalam kostum serba hitam.

Eunhyuk POV: “Asiik! Namaku disebut. Lumayan, walau pakai hitam, rambut pirang baru bisa tetap eksis di bawah sinar bolam.”

“Hey, hyung, apa dilepas saja ya helm si ayam? Biar bisa berkokok,” usul Dongho dengan wajah super cute nya.
Nickhun membelalak penuh senyum. *bayangin Nickhun senyum terperangah dengan gaya Sule*

Nickhun POV: “Wah, kurang ajar nih authornya. Masak saya yang tampan dan terkenal disamain kayak Sule. Hidung mancungan saya kali!”

Author muncul di dekat Nickhun dalam kostum kayak reptil. “Mau protes, oppa? Syukur-syukur saya ajak main iklan,” ancam author. Author menyandra Victoria F(x), istri-istriannya Nickhun.
Nickhun membelalak dengan gayanya sendiri. “Jangan sakiti istriku!” pintanya. “Aku akan memainkan peranku dengan baik,” janji Nickhun seraya mengempisin hidung biar terlihat pesek.

“Ckckck! Ini author nggak nurut banget sih,” keluh produser Kyu Jong. Bersama sutradara Yunho, Kyu Jong menyeret author kembali ke depan komputer.

Dongho dan ayam jago Eeteuk menunggu dengan sabar. Keduanya main lompat tali sampai pertengkaran tak jelas selesai.

“Yah, ini juga! Ayo syuting lagi!” seru Yunho dengan toa saktinya.

Semua kru dan pemain kembali stand by. Eunhyuk ngurus lighting, mulai dari bolam, lampu sorot, senter, sampai lilin. Duo kameramen, Siwon-Sungmin, siap adu zoom in zoom out. Tiga aktor, Nickhun-Dongho-Eeteuk, siap dengan kostum masing-masing.

“Aku belum disebut!” protes uda Brian.

Okay, okay. Dan Brian Joo si pemilik kedai tanpa tenda di pinggir bulan. *padahal nggak kelihatan di kamera*

“Action!” seru Yunho.

Nickhun dan Dongho liat-liatan. “Gimana tahu udah imsyak atau belum?” tanya Dongho. Nickhun mengarahkan kepala pada ayam jago Eeteuk.
“Kita lepas aja helmnya!” usul Dongho.
Nickhun langsung bangkit dari bangku, disusul Dongho dengan wajah sumringah. Hup! Keduanya melompat ke sana kemari hendak menangkap ayam jago Nickhun.

“Nggak nggak nggak mau!” dendang ayam jago Eeteuk. “Nanti nggak bisa bernafas. Ini kan di Bulan,” protes Eeteuk mempertahankan mangkok ikannya.
Nickhun dan Dongho tak mau tahu. Keduanya nekat mengejar Eeteuk. Alhasil, terjadilah pergumulan tiga manusia berkostum ganjil.

Jeng-jeeeng! Shindong memainkan backsound. Dia ber-beat box bersamaan dengan Yesung yang menghidupkan kipas angin di depan pemanggang sate. Di sisi set, Hankyung kesusahan menarik tali pengangkat aktor berikutnya.

“Hihihi!” terdengar tawa datar. “Tidak perlu susah nangkap ayam! Tinggal pakai baskomsel, jadwal imsyak dan buka puasa ada semua!” kata Kwon Sang Woo yang ketakutan digantung di atas pemanggang sate.

Nickhun dan Dongho berhenti mengejar Eeteuk yang masih heboh sendiri menari ala lagu bi-o-wai. *bleh!* Mereka mengamati SangWoo yang turun perlahan nyaris di atas pemanggang sate. Untung saja Hankyung menggeser posisi tali.

Hankyung POV: “Ternyata berat juga kerja di produksi iklan. Mending jualan dumpling di warung emak.”

Shindong POV: “Bagianku juga berat, hyung. Gara-gara produser pelit, backsound nya musti manual. Mana puasa lagi.”

Yesung POV: “Aku juga berat. Masak buat efek asap pakai panggangan sate. Mana kipas anginnya musti diputar manual. Duh, bugjet minim.”

Hankyung POV: “Eh, kita bisa telepati.”

Shindong, Yesung POV: “Hore! Kita main telepati aja. Biar iklannya jalan sendiri.”

Hankyung mengaitkan tali begitu SangWoo turun. Yesung mematikan kipas angin. Dan Shindong muter kaset buat backsound dengan radio hasil minjem. Ketiganya lalu latihan telepati.

Sementara itu syuting terus berlanjut. SangWoo berjalan menghampiri Nickhun dan Dongho sambil menunjukkan kartu baskomsel berwarna merah mencolok mata.

“Panel gambar muncul!” perintah Kyu Jong.

Dua orang berkostum serba hitam muncul memanggul papan besar. Mereka adalah Eunhyuk dan Junsu duo kru gaje. Keduanya bergantian membuka gambar di papan, bersamaan dengan penjelasan SangWoo.

“Aplikasi lengkap! Ada jadwal sholat!”
Eunhyuk membuka gambar di pojok bawah papan.
“Hafalan doa!”
Junsu membuka gambar berikutnya.
“Wallpaper kaligrafi.”
Giliran Eunhyuk yang membuka gambar.
“Juga ada THR dari artis,” kata SangWoo bersemangat.
Tak kalah semangat dengan Eunhyuk dan Junsu yang berebut THR.

Demi berlangsungnya syuting dengan lancar, produser turun tangan mengatasi kekacauan yang terjadi. Kyu Jong sekuat tenaga menarik Eunhyuk-Junsu beserta papan keluar dari set. Biar rebutan THR tidak disyut oleh Siwon dan Sungmin. *yang syukurlah masih bekerja dengan benar*

“Okay, action!” seru Yunho yang merasa keadaan sudah aman.

Dongho asyik main hape dengan sim card baskomsel. Buka-buka kontennya. Tampaknya mencari konten dewasa, berhubung sudah punya KTP.

“Puasa oi!” seru author pakai toa pak sutradara.

Dongho memasang wajah cute. Dengan pandai berkelit. “Wuih, hebat! Udah magrib! Ayo buka puasa!” ujar Dongho.

Nickhun dan SangWoo berseru senang. Mereka menyerbu kedai tanpa tenda di pinggir Bulan. Namun kedai sudah lenyap. Rupanya uda B telah mengepak dagangannya. Gara-gara kebanyakan OOT, syuting molor lama. Uda B langsung cabut begitu waktu berbuka menjelang.

Brian Joo POV: “Saya kan harus jualan. Kalau tidak darimana uang untuk beli makan dua anjing saya.”

author: “Ih…, siapa yang nanya, oppa?”
*author dilempar digelitikin dua anjing Brian*

“Ya sudah! Ayo ayamnya ditangkap! Buat buka puasa,” kata SangWoo memutuskan.

Nickhun yang sejak tadi bernafsu menangkap ayam langsung setuju. Dia dan SangWoo kembali mengejar ayam jago Eeteuk.

“Uwaaa! Nggak nggak nggak mau! Nggak nggak nggak mau! Sama lek boy lek boy!” jerit Eeteuk menghindar dari serbuan Sang Woo dan Nickhun.

Di depan kamera, Dongho masih senyam-senyum bermain hape. Sampai-sampai, Siwon dan Sungmin memfokuskan kamera ke arah Dongho saja. Tiga orang yang asyik kejar-kejaran tidak dihiraukan.

“Cut! Cut! Selesai!” seru Yunho. Yunho menarik dua kameramennya. “Simpan filmnya! Ayo beres-beres!” perintah Yunho.

Sebagai kru yang baik *dan paling normal* Siwon dan Sungmin menjalankan perintah Yunho. Dengan macho *Siwon* dan dengan imut *Sungmin*, mereka membereskan peralatan. Padahal Dongho masih asyik main hape. Nickhun dan SangWoo terus mengejar Eeteuk. Kyu Jong melerai Eunhyuk dan Junsu yang rebutan. Yesung, Hankyung dan Shindong tetap saja berlatih telepati.

“Duh, ya ampun! Para lelaki itu! Kerja tidak ada yang benar,” ejek Sunmi yang ngintip.

Toel-toel! Sunny nyolek lengan Sunmi. “Ngintip apa sih? Kayaknya seru. Apa Hyun Joong lagi syuting sabun mandi?” tanya Sunny penuh harap.

Sunmi menggeleng kecewa. “Tuh pada pakai kostum aneh. Yuk nyari lokasi syuting Hyun Joong aja,” ajak Sunmi.

Sunny menyambut bahagia ajakan Sunmi. Dia membagi lolipopnya pada Sunmi sebagai tanda terima kasih. Kemudian bergeser ke lokasi lain dengan gaya perpaduan koreo Mr.Taxi dan 2 Different Tears yang hasilnya menjadi koreo Tell Me feat Hoot. *author kumat gajenya*

Dan di lokasi syuting lain, tepatnya syuting video musik baru, Hyun Jung bergidik takut. Mungkin hawa dua gadis tadi yang membuat dia merinding.
“Aku nggak jadi tampil seksi ah!” teriak Hyun Jung ngeri.

“Hoi, author! Kenapa sampai ke tempat syuting mv ku? Kan parodi iklan?” protes Hyun Joong.

“…..” tak ada jawaban.

Hyun Joong kembali merinding. Heran, kemana juga si author yang doyan nampang dan super gaje.

Jeeng-jeeeeng!

Di depan komputer, tertawalah dua orang lelaki. Jaejoong dan Yoochun. Mereka telah mengambil alih komputer setelah author pingsan digelitikin anjing-anjing Brian. Jaejoong dan Yoochun yang menyabotase fanfic ini!

“Hahaha! Salah sendiri tidak memasukkan nama kami,” tawa Yoochun.

Jaejoong menekan tombol save. “Nih tamat dengan gaje,” timpal Jaejoong.

“Hahaha!” keduanya tertawa lebar.

—————————–


NB: POV maksudnya point of view, ya kayak orang membatin gitu. jadi kata-kata dalam hati. *halah ribet banget*

don’t copy without my permission

[fanfic parodi] Oleo soft cake

another old ff of me. kkk~
masih di jalur parodi iklan makanan di Indonesia.
pernah dipost di LI/FFF.
happy reading!
leave any comment or like please.
thanks.

Oleo Soft Cake

cast:
Kim Hyun Joong SS501
Ajoo credit: http://www.korean-drama-guide.com/
dkk

setting: beranda rumah dekat kebun. Ada sebuah meja.

Ajoo berjalan mendekati meja. Hyun Joong duduk sibuk menulis. Ajoo membawa sebungkus makanan dan segelas susu.

“Kakak, tahukan cara makan oleo?” tanya Ajoo dengan nada menantang.

Hyun Joong menoleh. Ajoo menyembunyikan makanan yang dibawanya. Ajoo ikut duduk di dekat Hyun Joong.

“Ya tahu dong. Kim Hyun Joong gitu lhoh,” jawab Hyun Joong yang merasa tertantang.

Ajoo tersenyum penuh misteri. Hyun Joong bersiap menjawab.

“Ditarik bungkusnya. Lalu digigit,” ujar Heechul yang tiba-tiba muncul.

“Chokolatos. Mama mia lezatos!” susul paduan suara yang bernama A’ST1.

Baik Ajoo maupun Hyun Joong melongo bersama. Sutradara baru kita, Kyu Jong, tak kalah lebar melongonya.

“Cheosong hamnida! Cheosong hamnida!” ujar Yunho sang sutradara yang datang menarik artis-artisnya *heechul dan A’ST1 yang numpang lewat* *atau salah lewat ya?*.

Kyu Jong mengatupkan bibir. Ia menyuruh Ajoo dan Hyun Joong kembali berakting.*abaikan si yunho yang pengen aja nampang*
“Heh! apa lu author gaje?” seru Yunho yang ternyata belum beranjak dari lokasi syuting.
*author kabur aja dah*

Kyu Jong mengambil alih masalah. dengan sigap dia melanjutkan syuting. dia tak mau obsesinya menjadi sutradara terganggu. *kayaknya dulu diprofilnya bilang mau jadi produser bukan deh*
“Author ga ga ga jelas, sampai kapan kau ganggu lagi kau ganggu lagi? seru kyu jong.
author mendekati kyu jong. “Ah, oppa ini.” *author dilempar kursi sutradara*

“Ajoo mulai lagi!!” teriak Kyu Jong lewat toa, mengabaikan kepedihan author yang dianiaya tokoh.

Ajoo melanjutkan acara menggoda hyun joong. :P

“Kakak, tahukan cara makan oleo?” tanya Ajoo.

“Tahu dong. Diputer, dijilat terus dicelupin!” jawab Hyun Joong penuh keyakinan.

“Wuih, pinter banget,” puji Ajoo.

Hyun Joong tersenyum bangga.

“Kalo oleo yang ini?” tanya Ajoo lagi.

Ajoo menunjukkan sebungkus oreo soft cake yang tadi disembunyikannya. Hyun Joong melihat dengan takjub.

“Baru ya? Kuq belum pernah lihat? Enak ya? Bedanya apa? Kasih satu ya?” tanya Hyun Joong beruntun *+lebay*

-muncul gambar oleo soft-

Eunhyuk (narator) : “Satu-satunya soft cake lembut dengan krim yang dilapisi coklat khas oleo.”

Kyu Jong tersenyum bangga. Di luar Yesung dan Leeteuk berdemo karena di-PHK Kyu Jong. Jabatan narator dan penulis naskah diserahkan pada Eunhyuk dan Yoochun.

Author: “Emang penting ni pake disebutin segala?”

Yoochun: “PENTING! Biar nama gw muncul!” *nglempar kursi ke author*

Kyu Jong: “Hoi! Jangan ganggu orang lagi syuting! Kalian berdua sama-sama penulis mojok aja sana!”

udah-udah, kembali ke iklan! *gaya too cool*

Kamera kembali men-syut Ajoo dan Hyun Joong yang lagi asik makan oleo.

“Ngiiing! Ikuti skrip!” teriak Kyu Jong pake megaphone.

Ajoo dan Hyun Joong mengangguk dengan kecewa. Mereka kembali ke jalur yang benar *sesaui skrip maksudnya*.

“Kok ga dicelup?” tanya Ajoo yang membuka oleonya.

Hyun Joong senyam-senyum sambil makan oleo.

“Aku sih enggak,” ujar Hyun Joong.

Ajoo menarik gelas susunya.

“Kalau aku dicelupin,” timpal Ajoo.

Ajoo mencelupkan oleonya ke susu.

Eunhyuk *dengan nada BT karena Yesung dan Leeteuk demo di depannya* : “Oleo soft cake, mau dicelupin atau enggak suka-suka kamu.”

“Yak! Simpan!” seru Kyu Jong.

Para kru mulai memberesi peralatan. Sementara itu …

“Celupin aja kak!” paksa Ajoo.

“Enggak mau! Suka-suka dong!” ketus Hyun Joong.

“Celup!”

“Enggak!”

“Celup enggak!”

“Enggak! Suka-suka dong mau dicelup atau tidak!”

Terjadi perang oleo antara Ajoo dengan Hyun Joong. Yesung dan Leeteuk berhenti berdemo dan malah menyemangati Ajoo dan Hyun Joong. Mereka berjongkok di depan meja.

“Hyung, kayaknya aku dapat ide,” ujar Yesung.

“Ide apa?” tanya Leeteuk.

“Kita buat iklan tandingan,” jawab Yesung.

“Begitu? Boleh juga. Kapan?”

“As soon as possible!”

Yesung dan Leeteuk saling berpandangan. Mereka tertawa serentak dengan keras. Ajoo dan Hyun Joong berhenti bertengkar. Mereka berdua berganti menonton Yesung dan Leeteuk.

Para kru dan Kyu Jong mulai meninggalkan lokasi syuting.

“Bos, gimana dengan mereka berempat? Apa ditinggal?” tanya Eunhyuk yang merangkap jadi staf properti.

“Udah biarin aja. Cepat bawa kursi sutradaraku,” jawab Kyu Jong enteng.

Eunhyuk dan Kyu Jong keluar dari tempat itu. Sebelum menutup pintu Eunhyuk mematikan lampu.

“Hyung!” jerit Yesung.

Yesung langsung memeluk Leeteuk.

“Takut kak,” bisik Ajoo.

“Ya, udah kakak juga mau celupin oreonya,” sahut Hyun Joong yang merinding.

Ya sudah pembaca. Mari kita tinggalkan mereka.

Tamat.


by: wulan murti a.k.a yuelan13

hehehe…another clue.
seperti yang saya katakan di postingan sebelumnya, ff parodi saya berhubungan.
hehehehe….

don’t copy without my permission.

[fanfic parodi] iklan susu bendera

berhubung mau Ramadhan, saya mau post fanfic parodi lama yang sudah saya post di forum lain (LI/FFF).
lumayan untuk menghibur *dan menuh-menuhi blog* :-P

Susu Bendera Ramadhan ver

cast:
Sungmin Super Junior
Kangin Super Junior
Lee Young Ae
Kwon Sang Woo
dan lain-lain

Selesai sahur Lee Young Ae sang ibu memberesi peralatan makan. Kwon Sang Woo sang bapak membantu ibu mencuci piring. Sementara kakak beradik Kangin dan Sungmin selesai meminum susu mereka.

“Sudah imsyak ya,” kata Young Ae pada dua putranya.

“Iya,” sahut KangSung *maksudny tentu saja Kangin dan Sungmin* :D serempak.

Kangin dan Sungmin lalu beranjak keluar dapur. Kameramen kita, abang Choi Si Won mengarahkan kameranya ke arah gelas kosong dan sekaleng susu Bendera. Young Ae dan Sang Woo hanya terlihat sedikit di kamera.

“Young Aessi, kok kita ga diclose up ya?” bisik Sang Woo.

“Gak tau ni Sang Woossi. Sepertinya kameramennya kurang profesional,” bisik Young Ae.

“Dua kali ini saya main iklan yang tidak profesional seperti ini,” curhat Sang Woo.

“Lho, kok sama. Saya juga. Pokoknya geje banget,” kejut Young Ae.

“Bukannya dulu juga sama saya. Yang bolu pandan itu kan?” kata Sang Woo.

“Ah, iya, ya. Maaf saya lupa,” kata Young Ae.

“Jangan sebut produk lain dong. Katanya profesional,” sindir Eeteuk, sutradara baru yang berusaha mempertahankan eksistensinya.

Young Ae dan Sang Woo menoleh bersamaan. Eeteuk memasang wajah mellownya. *hidup M.I.L.K club!*

Bicara mengenai sutradara, di luar rumah tempat syuting kali ini duduk 2 makhluk. Sebut saja Yunho (U-know Yunho TVXQ) dan Kyu Jong (Kim Kyu Jong SS501). Mereka tengah berdua indahnya di bawah pohon jambu membahas sesuatu.

“Sejak Eeteuk hyung menggelar aksi kudeta, jatah kita berkurang ya?” keluh Yunho.

“Iya. Masak saya yang baru merintis karir kena imbasnya. Kalau hyung kan udah lama jadi sutradara, memang sudah saatnya pembaharuan,” tanggap Kyu Jong.

“Jamkanmanyo, apa maksudmu? Kamu membela Eeteuk hyung?” timpal Yunho tak terima.

“Ani! Aniyo hyung! Saya membela Yunho hyung kok. Iya, mari kita bashing Eeteuk hyung saja,” ujar Kyu Jong takut.

“Hayo pada ngapain?” kejut author.

Yunho dan Kyu Jong terkejut. Mereka terbelalak pada author. Author hanya tersenyum geje.

“Tak bilangin om Eeteuk lho. Ntar om Eeteuk serang kalian dengan 13 prajurit biru safir,” ancam author *yang paling ngaco dan gaje*.

“Dasar author sableng! Pabo! Michyeo! Kamu kan biang keladi semua ini? Cepat tulis cerita yang benar!” seru Yunho kesal.

“Eh, oppa jangan sembarangan ya. Walau pun pabo sekaligus michyeo, gini-gini saya kyiopta. Biarin dong gimana saya mau bikin cerita. Gara-gara musti munculin oppa berdua saya terpaksa out of topic gini,” balas author.

Sepertinya akan berbuntut panjang. Jadi kita lanjut ke cerita saja. OOT-nya udahan.

“Eh, ga bisa! Kami juga musti muncul di cerita!” protes Yunho.

“Udah author. Kelamaan. Ntar pembaca lupa kalau ini parodi iklan,” kata Eeteuk yang tiba-tiba muncul.

Author mengangguk layaknya ibu Gu Jun Pyo. Lalu berjalan anggun menuju komputer kembali. *FYI, author udah disuap pake Yesung oleh Eeteuk*

Oke, kita ulang karena fan fic ini sudah melenceng jauh. Tadi sih Young Ae ahjumma sama Sang Woo ahjussi ngajak OOT duluan.

Here we goes …

Di sebuah dapur sederhana bu Young Ae dan pak Sang Woo memberesi peralatan makan selesai sahur. Dua putra mereka, Kangin dan Sungmin telah menghabiskan susu mereka. Mereka lalu meletakkan gelas mereka di dekat sekaleng susu Bendera.

“Sudah imsyak ya,” ujar Young Ae.

“Iya,” sahut KangSung.

-Kangin POV-

Capek ah ngulang-ulang syuting. Mana sama Sungmin. Kami kan awkward. *jaman sebelum ikut Intimate Note* hiks

- author POV-

Author ngelempar sendal sebelah kiri ke Kangin.

“Iya, iya. Kami udah ga awkward. Cuma becanda kok. Ayo Sungmin kita ke masjid,” seru Kangin.

-Sungmin POV-

Hyung ini kenapa ya? Apa dia masih awkward sama aku? T_T menyedihkan. Kami kan sudah dekat.

-author POV-

Melempar sendal yang tinggal satu ke Sungmin.

“Akh! Eh, iya hyung. Ayo,” ujar Sungmin seraya berlari menyusul Kangin.

Sungmin mengangkat sarungnya. Namun,

“Dug!” suara Sungmin yang terjatuh.

Sungmin berjongkok memegang lututnya. Kangin mendekatinya.

“Udah jangan nangis. Kalau nangis puasanya batal lho,” hibur Kangin.

Sungmin mengangguk. Ia menahan air mata yang menggantung di pelupuk. Sungmin jatuh beneran sih. Wajahnya tampak imut walaupun kesakitan. *author pingsan*

Syuting di lanjutkan setelah pulang sekolah. Kangin dan Sungmin tengah bersepeda pulang dari sekolah. Sungmin bersepeda di depan Kangin sambil bernyanyi.

“Oeo oeo nannaheya! Seommeo carnival! Oeo oeo nannaheya! Carnivaaaaal!” *lagu Carnival SM Town, bukan canibal lho*

Kangin mendahului Sungmin.

“Hei tutup mulut! Puasanya nanti batal!” seru Kangin.

Kangin menutup mulutnya dengan salah satu tangan. Sungmin segera mengikuti kakaknya menutup mulut dengan mata terbelalak.

Syuting lalu beralih menuju sebuah kolam renang. Kangin dan Sungmin melepas seragam sekolah mereka, menaruhnya di atas meja. Tiba-tiba Sungmin berlari menuju kolam. Dalam gerak lambat Sungmin masuk ke air, dan

“Plug!”

Sungmin tersenyum lega. Membuatnya makin manis. *author pingsan lagi*
Kangin bergegas menghampiri Sungmin.

“Kentut!” seru Kangin sambil menepuk perutnya.

“Tepuk dahi hyung bukan perut. Jangan nunjukin kalo hyung gemuk dong,” bisik Sungmin.

Kangin melotot. Ia lalu menepuk dahinya.

“Kentut?! Omona! Batal!” kata Kangin.

Senyum di wajah Sungmin memudar. Wajahnya diliputi penyesalan. Namun senyum jahil muncul di bibirnya.

“Kalau udah batal berarti boleh makan dong hyung?” tanya Sungmin dengan suara lirih.

“Jagalah hati jangan kau kotori! Jagalah lentera hidup ini!” koor Junsu, Eunhyuk, Yunho dan Kyu Jong.

“Wah, sabotase nih. Kalian berempat ngapain nyanyi di sini. Iklan aslinya aja ga ada yang nyanyi. Author ini bagaimana? Katanya tidak akan ada sabotase,” protes Eeteuk.

*author pura-pura ga denger. Malah ngobrol sama Yesung*

“Dasar author geje!” kata Eeteuk.

“Dari tadi kok pada emosi sih. Sekarang kan bulan puasa, yang sabar dong,” kata author.

Yesung mengangguk mendukung author. *udah diancam author*

“Kuingin bersihkan diriku,” Yesung bernyanyi.

“Aigo oppa. Itu kan produk lain. Udah, kita balik aja yuk,” ajak author.

Eeteuk meratapi nasibnya. Muncul penyesalan di hatinya. Yunho dan Kyu Jong menatap Eeteuk yang merana.

“Kayaknya kita salah langkah Kyu Jong,” sesal Yunho.

“Iya hyung. Harusnya kita ga sabotase,” timpal Kyu Jong.

Yesung mendekati Eeteuk.

“Sabar hyung. Mungkin ini karena kita pernah gangguin syuting orang. Ayo dilanjut hyung. Iklannya kurang dikit,” hibur Yesung.

Eeteuk bangkit. Ia mengisyaratkan Siwon untuk bersiap.

Back to parodi

Scene terakhir dari iklan ini akhirnya dibuat. Bersetting di dapur lagi, waktu buka tiba.

Sungmin membawa segelas susu kepada Kangin yang duduk. Young Ae dan Sang Woo kembali berkutat di tempat cuci piring.

“Ini buat hyung, biar bisa ngajarin aku lagi,” ujar Sungmin dengan senyum mautnya.
*author kehabisan nafas*

“Iya, tapi ngajarinnya yang bener ya,” ujar Young Ae.

“Hu’u nak. Adiknya jangan dijeremuskan ke hal-hal yang dilarang agama. Sebagai kakak kamu harus dapat membimbing adik kamu dengan benar,” tambah Sang Woo yang merasa jiwa kebapakannya terpanggil.

Eeteuk terharu mendengarnya. Ia jadi teringat ke-12 adik-adiknya.

“Cut!” ujar Eeteuk lirih.

Kangin dan Sungmin saling pandang-pandangan. Young Ae dan Sang Woo sudah ke ruang ganti. Eeteuk dan Yesung menangis sambil peluk-pelukan.

“Hyung, kita jangan awkward lagi ya? Di bulan suci ini mari kita pererat persaudaraan kita,” kata Sungmin.

“Iya Min,” timpal Kangin.

Kangin dan Sungmin akhirnya juga berpelukan.

Tampaknya fan fic ini benar-benar melenceng. Tapi tak apa namanya juga parodi, fan fic lagi.

-TAMAT-

by: wulan murti a.k.a yuelan13
thanks for reading.
please comment.
and
don’t copy without my permission.

[fanfic parodi] Bolu Pandan

ehehm..hehm…saya mau posting fanfic parodi saya.
castnya campur-campur. yg jelas artis korea. hheehheee…
pinjem nama2 ya?
pinjem merk juga.
*iklan gratis*
hehehe…
happy reading.
komen please.

Biskuat Bolu Pandan

author: wu

cast: artis2 Korea

genre: parodi

Changmin, Sunny dan Shindong tengah berunding di depan sebuah rumah berpagar kayu setinggi pinggang orang dewasa.

“Udah, tanya aja ma ibu itu,” ujar Shindong.

“Tapi aku takut hyung. Ibunya nyeremin. Masak bawa gunting besar ma selang,” kata Changmin.

Shindong ngegeplak kepala Changmin.

“Udah-udah. Kan sesuai skrip kita musti nanya ke ibu yang lagi berkebun itu. Ayo oppa-oppa jangan bertengkar,” kata Sunny.

Changmin dan Shindong manggut-manggut. Mereka bertiga mendekati pagar bercat putih itu.

“Tante! Tante!” panggil Shindong.

Ibu-ibu yang mirip Yenny WG menoleh.

“Tante? Setua itukah diriku yang So Hot ini?” kata Yenny.

“Kalau begitu adiknya mama. Kami mau tanya,” sahut Changmin.

Yenny melirik Changmin.

“Huh? Siapa mama kamu? Jangan sembarang dong,” marah Yenny.

Tiba-tiba muncul toa besar di antara kedua pihak ini.

“Ngiiing! Hoi! Pada baca skrip ga sih? Dari tadi ga nyadar-nyadar kalau melenceng dari skrip! Bisa ga sih main iklan?” seru Kyu Jong (SS501), sutradara sekaligus produser baru.

Changmin, Sunny, Shindong, Yennny *swt*

Syuting kembali berjalan. Changmin, Shindong, dan Sunny berdiri nempel ke pagar. Yenny asik nyiram tanaman pake selang.

“Rumah Zhoumi ma Henry di mana?” tanya Changmin, Shindong dan Sunny bebarengan.

Yenny menoleh. Ia mengendus-endus aroma di udara. Tanpa dosa Yenny mengayunkan selang airnya ke arah tiga makhluk itu. Mereka bertiga langsung merunduk.

“Di sana!” tunjuk Yenny ke arah kiri.

Tiga anak ini langsung beranjak ke lokasi berikutnya. Mereka memasuki sebuah salon. Ada Heechul, Jaejoong dan Daesung yang lagi nyalon.

“Rumah Zhoumi ma Henry mana?” koor Changmin, Shindong, dan Sunny.

Heechul ngelap masker di hidungnya. Jaejoong ngangkat kukunya yang baru dimanikur. Daesung narik kertas wax di kakinya. Mereka bertiga serempak mengendus udara.

“Di sana,” tunjuk Heechul, Jaejoong dan Daesung ke kiri.

Changmin, Shindong dan Sunny menuju sebuah rumah besar. Di dalam ada Zhoumi, Henry, Lee Young Ae (ibu), Kwon Sang Woo (ayah) dan Rain (kakek). Mereka berkumpul di ruang tamu.

“Zhoumi, Henry kami datang! Selamat ya!” ujar Changmin, Shindong, dan Sunny.

Mereka menyalami Zhoumi dan Henry. Zhoumi dan Henry baru memenangkan lomba duet pidato bahasa mandarin se-SM Town.

“Juara dapat biskuat bolu pandan. Asli dari dapur istana. Bibi Jang Geum yang ngasih resep,” kata Young Ae sambil pegang kepala Zhoumi dan Henry dengan bangga.

Zhoumi dan Henry senyam-senyum bangga. Keduanya mencomot bolu yang ada di piring. Sang Woo dan Rain ikut nyomot dan tersenyum bangga. Sementara tiga tamu hanya menelan ludah.

“Jingle play!” seru Kyu Jong.

Ryeowook memainkan jingle biskuat lewat komputernya. Di sampingnya Yesung siap-siap ngomongin tag linenya.

“Aroma khas pandan dan lembutnya bolu bercampur jadi satu,” ujar Yesung.

Yesung bolak-balik skripnya. Tampaknya ia mencari sesuatu.

“Ada yang hapus skripnya bos,” seru Yesung.

“Ya udah cut!” timpal Kyu Jong.

-Kyu Jong POV-

Jangan-jangan ada yang nyabotase nih. Ini kan proyek pertamaku. Pasti pada iri.

-Changmin, Shindong, Sunny-

Bolunya enak, lembut dan manis. Kenapa kita cuma ngliatin duank. Enak banget Zhoumi, Henry, Sang Woo, ma Rain. Cuma senyum, bisa makan bolu. Lhah kita. Udah disiram air, ketemu orang-orang ga jelas di salon, sekarang cuma bisa ngiler.
*nelan ludah bareng-bareng*

-author POV-

*ngelap iler* hehehe, yg nyabotase ma gue ndiri. Inilah author power. *nyomot bolu tanpa dosa*

-All-

“Dasar author geje!” teriak semua kru dan pemain. Mereka bersiap melempar benda-benda yang ada ke arah author. Ada selang air, pagar, toa, piring, alat salon, dan bolu.

*author lari ke belakang Jung Eui Chul (selingkuhan baru)*

author: “Udah ah tamat aja.”

;D
tamat

please don’t copy without my permission
thanks

[fanfic] birthday fanfic on february

Title: Ultah Keroyokan
Cast: Lee Soo Man
Cho Kyu Hyun Super Junior -> 3 Februari 1988
Choi Whee Sung (Wheesung) -> 5 Februari 1982
Jung Yun Ho DBSK -> 6 Februari 1986
Lee Hong Gi FT Island -> 6 Februari 1990
Hankyung Super Junior -> 9 Februari 1984
Park Byung Kyu DnT -> 11 Februari 1989
Mun Jung Hyok (Eric Mun) Shinhwa -> 16 Februari 1979
Lee Ji Yeon (Lina the Grace) -> 18 Februari 1984
Shim Chang Min DBSK -> 18 Februari 1988
Kim Kyu Jong SS501 -> 24 Februari 1987
Jang Ri In -> 28 Februari 1989
SuJu T -> 1st debut 25 Februari 2007
Wonder Girls -> 1st mini album 13 Februari 2007
Choi Siwon Super Junior -> 10 Februari 1987 (asli: 7 April 1986)
Ruki the GazettE -> 1 Februari
Byou Screw -> 9 Februari
Park Ji Sung -> 25 Februari
Other cast: Yoochun, FT Island, DnT, CSJH, SS501, Zhoumi Suju M, Henry Suju M dll.

Tanggal 14 Februari nanti SM akan merayakan hari pendiriannya yang ke 14th. Kali ini Mr. Lee Soo Man ingin membuat perayaan yang berbeda dari biasanya. Diam-diam Mr. LSM sudah menyiapkan sebuah pesta rahasia. Mr. LSM akan mengundang semua artis Korea yang berulang tahun bulan Februari. Termasuk artis di luar SM entertainment.
*Ingat ini rahasia! Hanya yang berulang tahun di bulan Februari yang tahu dan boleh datang.*

Kyuhyun tersenyum-senyum sendiri.
“Hoi Kyuhyun! Kenapa kau?” tanya Sungmin.
Kyuhyun memasukkan sesuatu ke dalam sakunya cepat-cepat.
“Ee… gak ada apa-apa kok hyung. Mandi dulu ya?” jawab Kyuhyun.
Sungmin memicingkan matanya.
“Aku curiga deh. Bau-baunya ia menyembunyikan sesuatu. Dan sesuatu itu berhubungan dengan makanan,” kata Shindong memanas-manasi.
“Syukur kalo gitu. Aku takut ada orang lain di antara kami,” curhat Sungmin.
Shindong terpana. Seakan-akan Sungmin telah berkata bahwa babi panggang itu nggak enak.
*babi panggang itu makanan kesukaan Shindong*

Di tempat lain Hankyung nari-nari gejeh saat anggota Suju M (kecuali Kyuhyun) yang lain menari Me. Untung saat latihan.
“Koko Hangeng, gerakannya salah. Jangan memalukan! Kita mau show di Korea ni. Untuk yang pertama kalinya. Berbulan-bulan aku menunggu kesempatan ini. Janganlah kau rusak dengan kegejeanmu Koko! Jangan seperti peribahasa “Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga”,” lebay Zhou Mi.
“Dui bu qi. Ijin bentar ya?” sahut Hankyung.
Hankyung keluar tempat latihan sambil terus menari. Tangannya memegang sesuatu berwarna pink.
“Kenapa Ko Hangeng? Bawa amplop pink segala. Jangan-jangan itu surat cinta dari cewek,” komentar Henry.
“Ga tau! Sedih ni. Suju M tinggal kita berdua yang latihan. Koko yang lain entah kemana. Benar-benar Suju Mandarin,” keluh Zhou Mi.
Henry ngambil violinnya. Memainkan lagu sendu untuk mengiringi Zhou Mi yang berbombay ria.

Tempat pemotretan
Jang Ri In pose-pose diluar kehendak penata gaya. Begitu narsis.
“Ri In, jongkok sambil nengok bukan kayang!” seru stylisnya.
Ri In menyeringai. Mengganti posenya.
“Ah… bukan gitu juga! Sudah break dulu!” kameramen.
Ri In duduk di kursinya.
“Kamu kenapa sih Ri In?” tanya stylisnya.
“Wo lagi hepi gitu deh,” jawab Ri In.
Ri In melirik ke dalam tasnya. Ada benda persegi tipis berwarna pink. Stylisnya tampak ngeri.

Markas Shinhwa
Eric Mun duduk membaca sebuah surat dengan serius.

~Eric Mun POV~
Nggak nyangka. Ternyata Mr. LSM masih ingat diriku. Aku sangat terharu. Aku pasti datang.

~Author POV~
Eric Mun melipat kertas surat warna ungu muda, senada dengan amplop pinknya.
“Surat cintaku yang pertama. Membikin hatiku melonjak. Seperti melodi yang indah… dst”
Eric Mun menyanyikan lagu bunda Vina saking bahagianya. Berhubung anggota Shinhwa yang lain sedang sibuk solo jadi ia terus menyanyi sambil menari. Tak ada yang menghiraukan.

Rumah DBSK
Yoochun diam-diam mengambil keripik yang sedang dimakan Changmin. Changmin sendiri melamunkan sesuatu sambil makan keripik. Sebuah senyum terukir di wajahnya.

~Yoochun~
Asik bisa makan keripik! Tapi kok Changmin nggak respon sama sekali ya? Dia lagi nglamunin apa ni? Wah, tak bisa dibiarkan! Jangan-jangan nglamunin Lee Dae He. Dasar Changmin! Nglamunin cewek ga ngajak-ngajak aku.

~Changmin POV~
Aih! Yoochun hyung beraninya mengambil keripikku! Tapi tak apalah. Toh nanti aku bisa makan sepuasnya. Ga ada Yoochun hyung!

~Author POV~
“Hahahahahahaha!” Changmin tertawa seperti raja di film kolosal.
Sampai Yoochun terjengkang dari sofa.

Di kamar, Yunho memegang surat dari Mr. LSM dengan tangan bergetar. Matanya nanar melihat tulisan “RAHASIA” tercetak besar dengan tinta merah tercetak di surat itu.
“Ini surat dari F4 Korea ya? Aku kan tidak berbuat onar di sekolah elit mereka. Mengapa aku mendapat surat ancaman?” cemas Yunho.
“Plop!” muncul chibi Yunho di sebelah kanan Yunho.
Ia memakai toga putih, bersayap dan di atas kepalanya ada lingkaran cahaya. Ia memainkan harpa yang dibawanya.
“Yunho-ssi, jangan berprasangka buruk. Baca dulu surat itu baik-baik,” senandung chibi malaikat Yunho (cmY).
“Wew! Begitu?” kata Yunho kaget.
Yunho membaca surat itu kembali.
“Dhuar!” muncul chibi devil Yunho (cdY).
Yunho kembali terkejut.
“Jangan dilanjutkan. Dari kop suratnya saja sudah begitu. Pasti selanjutnya lebih mengerikan. Buang saja!” kata cdY.
Yunho terbelalak.
“Baca!” perintah cmY.
“Buang!” seru cdY.
“Baca!” balas cmY.
“Buang!” teriak cdY.
Yunho menengok ke kanan ke kiri sampai pusing sendiri. Ia akhir memutus untuk menonton adu mulut 2 makhluk itu.

Studio rekaman
Weeshung membolak-balik amplop pink yang diterimanya dari pak pos.
“Benar untuk saya Pak?” tanya Weeshung.
“Benar. Sudah Anda baca saja. Saya musti melanjutkan pekerjaan saya,” jawab pak pos yang diinterogasi Weeshung selama setengah jam.
Weeshung meneliti amplop itu. Di bagian depan tertulis namanya, Choi Whee Sung. Di belakang tertulis Lee Soo Man. Wheesung bergidik. Ia lalu membuka surat itu dan membacanya.
“Ah, ternyata,” ujar Wheesung lega.
Pikiran Wheesung sudah sampai Timur Tengah. Dia pikir itu surat cinta dari Mr. LSM.

Tempat latihan FT Island
“Honggi hyung mana?” tanya Minhwan.
“Ngunci diri di kamar,” jawab Jaejin.
“Kenapa?” tanya Minhwan lagi.
“Dia dapat amplop pink!” sahut Wonbin.
“Memang apa hubungannya?” tanya Minhwan, lagi.
“Sebagai lelaki dewasa amplop pink berarti surat cinta. Kau harus paham pada Honggi walaupun kau belum pantas tahu,” terang Jonghun.
Minhwan melongo. Bibirnya membentuk huruf O yang besar.

Apartemen CSJH
Lina berseri-seri. Ketiga rekannya heran.
“Ada apa denganmu onnie?” tanya Dana.
Lina tersenyum penuh rahasia.
“Idih! Baru dapat undian ya onnie?” kata Stephani.
Lina terus tersenyum.
“Onnie dapat surat warna pink! Surat cinta ya?” seru Sunday.
Lina berhenti tersenyum.
“Ada deh! Mau tahu aja. Untuk 25 tahun ke atas!” kata Lina.
Sunday, Dana dan Stephani memoyongkan bibir bersama-sama.

Markas DnT
Park Byung Kyu duduk di luar lingkaran. Sementara Moon Joon Young, Kwon Tae Ku, dan Jung Chi Ho sedang bermain kartu naga dan harimau.
Byung Kyu menggenggam amplop pink erat-erat. Amplop itu basah karena keringat Byung Kyu.
“Hey Byung Kyu bantu aku dong! Masak dari tim harimau aku sendiri,” seru Chi Ho.
“Ee… sebentar hyung,” sahut Byung Kyu.

~Byung Kyu POV~
Tenang Byung Kyu! Ini kan undangan party. Tak mungkinlah ada kampanye terselubung. Aku tetap pilih partai Dragon n Tiger!

~Author POV~
“Kita latihan barongsai saja yuk!” ajak Joon Young.
“Ide bagus hyung!” timpal Tae Ku.
“Sip! Kalian bawa naga. Aku dan Byung Kyu jadi liongnya,” tambah Chi Ho.
Byung Kyu menelan ludah. Namun tetap ikut ide Joon Young. Demi DNT!

Tempat mangkal SS501
Kyu Jong sangat senang menerima undangan dari Mr. LSM. Hatinya berbunga-bunga.

~Kyu Jong POV~
Senangnya! Dengan ini aku bisa meminta wejangan untuk menjadi produser. Langsung dari ahlinya. Menyenangkan sekali. My dream will come true!

~Author POV~
“Kyu Jong-a, kenapa cengar-cengir begitu?” tanya Hyun Joong heran.
“Ah… tidak apa-apa hyung. Lagi senang aja,” jawab Kyu Jong.
Di belakang mereka Yeong Saeng, Jung Min, Hyung Joon bergosip ria.
“Dengar ga cara ngomong Hyun Joong hyung?” tanya Yeong Saeng.
“Iya aku dengar. Kayak gimana gitu,” sahut Jung Min.
“Hu’u. Mungkin mereka ada affair,” timpal Hyung Joon.
“Kyu Jong tadi dapat amplop pink. Mungkin dari cewek,” ujar Yeong Saeng.
“Jangan-jangan dari pacar Hyun Joong hyung,” imbuh Jung Min.
“Jadi Hyun Joong hyung mau melabrak Kyu Jong,” kata Hyung Joon.

*kita tinggalkan gosip tak benar ini*

Tempat Secret Party
Mrs. LSM telah menyiapkan makanan dan minuman. Sementara Mr. LSM telah menata dan mendekor ruangan itu. Karena proyek rahasia maka hanya ada Mr dan Mrs LSM dan para pejabat penting SM.
Para undangan telah hadir semua. Kyuhyun, Hankyung, Jang Ri In, Changmin, Yunho, Eric Mun, Lina CSJH, Honggi FT island, Byung Kyu DnT, Wheesung, dan Kyu Jong SS501. Mereka berbaur dengan pejabat-pejabat SM dan Mr. LSM. Mereka saling mengucapkan selamat ulang tahun. Mereka lalu bertukar kado. Setelah itu mereka makan dan bernyanyi bergantian.
“Brak!” suara pintu yang didobrak.
“Tuhkan benar ada makanan banyak,” kata Shindong.
Semua memandang Shindong dkk.
“Uri Super Junior Trot!” seru Leeteuk, Heechul, Kangin, Shindong, Sungmin dan Eunhyuk serempak.
“Kenapa kalian kemari?” tanya Mr. LSM heran.
“Bos curang! Makan-makan tidak ajak-ajak,” protes Shindong.
“Ee… tidak baca spanduk di luar? Khusus yang berulang tahun bulan Februari,” Mr. LSM membela diri.
“Aniyo! Anda salah! Kamikan lahir (baca: debut) di bulan Februari juga!” kata Suju T serempak.
Hankyung dan Kyuhyun bersembunyi di bawah meja. Mereka takut dikeroyok rekan-rekannya.
“Ambil makanan lagi hyung. Kita main game sambil makan saja di sini,” kata Kyuhyun.
Hankyung mengambil makanan di atas meja.
“Bruk!” Siwon jatuh dari atap.
“Kau juga kenapa ada di sini?” tanya Mr. LSM.
Siwon bangkit sambil menepuk-tepuk punggungnya yang sakit.
“Habis bos tidak mengundangku. Padahal di biodata ku tulis 10 Februari 1987,” ujar Siwon.
Mr. LSM menepuk dahinya.
“Bukannya hyung sebenarnya lahir bulan April 1986?” Changmin angkat bicara.
Suju T dan Siwon mendelik pada Changmin. Changmin yang ketakutan ikut ngumpet Hankyung dan Kyuhyun.
Tiba-tiba terdengar lagu Nobody milik WG. Semua mata memandang pada Wonder Girls yang perlahan muncul dari pintu yang berkabut.
“Siapa lagi?” rintih Mr. LSM.
“Uri Wonder Girls,” kata WG kompak.
“Kami dengar ada pesta di sini. Dan katanya khusus yang berulang tahun di bulan Februari,” kata Sunye.
“Yap, bener banget,” sahut Ri In dan Lina CSJH gembira.
Mereka menari-nari menyambut WG. Akhirnya ada cewek-cewek lain. Dari tadi seperti di sarang penyamun.
“Memangnya kalian lahir di bulan Februari?” tanya Yunho.
“Aniyo! Oppa jangan salah. Kami lahir tanggal 13 Februari 2007,” terang Sunye.
*maksudnya 1st debut mini album WG*

Suasana makin panas. Namun Kyu Jong SS501 malah memanfaatkan kesempatan. Ia mendekati para pejabat SM. Minta privat untuk menjadi produser musik. Sementara Honggi sedang belajar main barongsai sama Byung Kyu. Wheesung dan Eric Mun berunding soal berduet untuk album baru.
Mr. LSM memijit kepalanya yang puyeng akibat ulah Suju T, Siwon dan WG. Yunho ikut menari bersama Ri In dan Lina CSJH.
Lalu terdengar jeritan dan lengkingan suara. Masuklah dua makhluk dengan make-up tebal dan pakaian unfinished.
“Siapa lagi?” keluh Mr. LSM.
Seorang yang agak pendek maju ke depan.
“Hajimemasite, watashiwa Ruki,” ucap Ruki the GazettE.
Yang satu lagi menyusul maju.
“Watashiwa Byou,” kata Byou Screw.
“Kok bisa?” celetuk Siwon.
“Inggih bisa. Tadi itu iyong berdua lagi jalan ke Shibuya. Eh, lewat jalan depan situ. Eh gak taunya ada sepanduk gede. Lha iyong masuk baelah. Wong iyong berdua juga lahir bulan Februari,” sahut Ruki The GazettE dengan logat Tegal Jepang.
Byou mengangguk mengiyakan.
Semua melongo.
“Well, is there no one else?” seru Mr. LSM kayak Brad Pitt.
“…” ga ada respon.
Semua asik dengan kegiatan masing-masing. Suju T, Siwon dan WG sibuk merencanakan sesuatu. Ruki dan Byou mulai adu suara.
Tiba-tiba sebuah bola sepak melesat masuk. Mengenai dinding.
“Goool!” seru Hankyung, Kyuhyun dan Changmin yang bermain game sepak bola di bawah meja.
“Duuk!” suara kepala terantuk meja.
“Aduh!”
*kembali ke bola*
Bola itu terpental dari dinding. Melesat kembali ke asalnya.
“Hap!” seseorang yang memakai kaos warna merah dan celana pendek putih menangkapnya.
Mr. LSM terperangah. Dari belakang orang itu muncul asap dan cahaya.
“Aku datang!” seru orang itu lantang.
Park Ji Sung tertawa menakutkan.
“Kalian berpesta tanpa mengundangku! Akan ku kutuk semuanya!” kata Ji Sung layaknya peri jahat yang tak diundang di dongeng Sleeping Beauty.
“Ampun! Jangan kutuk saya. Mereka saja yang di kutuk,” pinta Mr. LSM.
“Ga bisa! Semua ya semua!” tukas Ji Sung.
Ji Sung mengangkat bolanya. Semua artis saling bergandengan. Wajah mereka harap-harap cemas. Ji Sung menendang bola ke atas. Bola itu meledak ketika mengenai platform. Semua yang di bawah seketika merunduk melindungi diri. WG, Ri In dan Lina CSJH berpelukan dan berteriak serempak.
“Aku belum pacaran! Ga mau mati sekarang! Umma!” jerit Honggi, orang termuda di tempat itu.
Hening sejenak, lalu…
“Ji Sung, let’s back to Manchester,” kata Sir Alex Fergusson, pelatih MU.
Ji Sung nurut saja pada pelatihnya. Meninggalkan orang-orang yang bergeje ria.
Yunho bangkit duluan.
“Hei! Kita selamat! Kita tidak kena kutukan!” seru Yunho.
Yang lain ikut bangkit dan bersorak.
“Tunggu! Ada surat di pintu!” kata Eric Mun.
Leeteuk mengambil selembar kertas yang tertempel di pintu.
“Yeee! Kena deh! Selamat kalian masuk acara Satu Lawan Banyak! Tadi itu hadiah dari saya. Pinata berbentuk bola! Makanya jangan lupa sama Park Ji Sung! Saya juga lahir bulan Februari. Seleb lapangan hijau cuy! Sangeil chukahamnida yorobun!” baca Leeteuk lantang.
Semua melongo. Di lantai bertebaran permen dan kado yang jatuh dari pinata Ji Sung.
Semua lalu tertawa lega. Mereka saling berpelukan, kembali mengucapkan selamat. Termasuk Suju T, Siwon, WG, Ruki dan Byou.
Hankyung, Kyuhyun dan Changmin keluar dari kolong meja.
“Ada apa hyung?” tanya Kyuhyun.
“Wo ga tau,” jawab Hankyung.
“Kita ketinggalan acaranya!” rengek Changmin.
Mereka bertiga berpelukan kayak teletubies. Meratapi nasib.

~tamat~
————————————

Ni fanfic spesial buat semua artis Korea yang bulan Februari ini merayakan ulang tahun. Juga buat Park Ji Sung (pemain bola yg skrg main di Manchester United), Ruki the GazettE dan Byou Screw (viskey Japan).

by wulan murti a.k.a yuelan13

please don’t copy without my permission
thanks

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.