[fanfic parodi] iklan susu bendera

berhubung mau Ramadhan, saya mau post fanfic parodi lama yang sudah saya post di forum lain (LI/FFF).
lumayan untuk menghibur *dan menuh-menuhi blog* :-P

Susu Bendera Ramadhan ver

cast:
Sungmin Super Junior
Kangin Super Junior
Lee Young Ae
Kwon Sang Woo
dan lain-lain

Selesai sahur Lee Young Ae sang ibu memberesi peralatan makan. Kwon Sang Woo sang bapak membantu ibu mencuci piring. Sementara kakak beradik Kangin dan Sungmin selesai meminum susu mereka.

“Sudah imsyak ya,” kata Young Ae pada dua putranya.

“Iya,” sahut KangSung *maksudny tentu saja Kangin dan Sungmin* :D serempak.

Kangin dan Sungmin lalu beranjak keluar dapur. Kameramen kita, abang Choi Si Won mengarahkan kameranya ke arah gelas kosong dan sekaleng susu Bendera. Young Ae dan Sang Woo hanya terlihat sedikit di kamera.

“Young Aessi, kok kita ga diclose up ya?” bisik Sang Woo.

“Gak tau ni Sang Woossi. Sepertinya kameramennya kurang profesional,” bisik Young Ae.

“Dua kali ini saya main iklan yang tidak profesional seperti ini,” curhat Sang Woo.

“Lho, kok sama. Saya juga. Pokoknya geje banget,” kejut Young Ae.

“Bukannya dulu juga sama saya. Yang bolu pandan itu kan?” kata Sang Woo.

“Ah, iya, ya. Maaf saya lupa,” kata Young Ae.

“Jangan sebut produk lain dong. Katanya profesional,” sindir Eeteuk, sutradara baru yang berusaha mempertahankan eksistensinya.

Young Ae dan Sang Woo menoleh bersamaan. Eeteuk memasang wajah mellownya. *hidup M.I.L.K club!*

Bicara mengenai sutradara, di luar rumah tempat syuting kali ini duduk 2 makhluk. Sebut saja Yunho (U-know Yunho TVXQ) dan Kyu Jong (Kim Kyu Jong SS501). Mereka tengah berdua indahnya di bawah pohon jambu membahas sesuatu.

“Sejak Eeteuk hyung menggelar aksi kudeta, jatah kita berkurang ya?” keluh Yunho.

“Iya. Masak saya yang baru merintis karir kena imbasnya. Kalau hyung kan udah lama jadi sutradara, memang sudah saatnya pembaharuan,” tanggap Kyu Jong.

“Jamkanmanyo, apa maksudmu? Kamu membela Eeteuk hyung?” timpal Yunho tak terima.

“Ani! Aniyo hyung! Saya membela Yunho hyung kok. Iya, mari kita bashing Eeteuk hyung saja,” ujar Kyu Jong takut.

“Hayo pada ngapain?” kejut author.

Yunho dan Kyu Jong terkejut. Mereka terbelalak pada author. Author hanya tersenyum geje.

“Tak bilangin om Eeteuk lho. Ntar om Eeteuk serang kalian dengan 13 prajurit biru safir,” ancam author *yang paling ngaco dan gaje*.

“Dasar author sableng! Pabo! Michyeo! Kamu kan biang keladi semua ini? Cepat tulis cerita yang benar!” seru Yunho kesal.

“Eh, oppa jangan sembarangan ya. Walau pun pabo sekaligus michyeo, gini-gini saya kyiopta. Biarin dong gimana saya mau bikin cerita. Gara-gara musti munculin oppa berdua saya terpaksa out of topic gini,” balas author.

Sepertinya akan berbuntut panjang. Jadi kita lanjut ke cerita saja. OOT-nya udahan.

“Eh, ga bisa! Kami juga musti muncul di cerita!” protes Yunho.

“Udah author. Kelamaan. Ntar pembaca lupa kalau ini parodi iklan,” kata Eeteuk yang tiba-tiba muncul.

Author mengangguk layaknya ibu Gu Jun Pyo. Lalu berjalan anggun menuju komputer kembali. *FYI, author udah disuap pake Yesung oleh Eeteuk*

Oke, kita ulang karena fan fic ini sudah melenceng jauh. Tadi sih Young Ae ahjumma sama Sang Woo ahjussi ngajak OOT duluan.

Here we goes …

Di sebuah dapur sederhana bu Young Ae dan pak Sang Woo memberesi peralatan makan selesai sahur. Dua putra mereka, Kangin dan Sungmin telah menghabiskan susu mereka. Mereka lalu meletakkan gelas mereka di dekat sekaleng susu Bendera.

“Sudah imsyak ya,” ujar Young Ae.

“Iya,” sahut KangSung.

-Kangin POV-

Capek ah ngulang-ulang syuting. Mana sama Sungmin. Kami kan awkward. *jaman sebelum ikut Intimate Note* hiks

- author POV-

Author ngelempar sendal sebelah kiri ke Kangin.

“Iya, iya. Kami udah ga awkward. Cuma becanda kok. Ayo Sungmin kita ke masjid,” seru Kangin.

-Sungmin POV-

Hyung ini kenapa ya? Apa dia masih awkward sama aku? T_T menyedihkan. Kami kan sudah dekat.

-author POV-

Melempar sendal yang tinggal satu ke Sungmin.

“Akh! Eh, iya hyung. Ayo,” ujar Sungmin seraya berlari menyusul Kangin.

Sungmin mengangkat sarungnya. Namun,

“Dug!” suara Sungmin yang terjatuh.

Sungmin berjongkok memegang lututnya. Kangin mendekatinya.

“Udah jangan nangis. Kalau nangis puasanya batal lho,” hibur Kangin.

Sungmin mengangguk. Ia menahan air mata yang menggantung di pelupuk. Sungmin jatuh beneran sih. Wajahnya tampak imut walaupun kesakitan. *author pingsan*

Syuting di lanjutkan setelah pulang sekolah. Kangin dan Sungmin tengah bersepeda pulang dari sekolah. Sungmin bersepeda di depan Kangin sambil bernyanyi.

“Oeo oeo nannaheya! Seommeo carnival! Oeo oeo nannaheya! Carnivaaaaal!” *lagu Carnival SM Town, bukan canibal lho*

Kangin mendahului Sungmin.

“Hei tutup mulut! Puasanya nanti batal!” seru Kangin.

Kangin menutup mulutnya dengan salah satu tangan. Sungmin segera mengikuti kakaknya menutup mulut dengan mata terbelalak.

Syuting lalu beralih menuju sebuah kolam renang. Kangin dan Sungmin melepas seragam sekolah mereka, menaruhnya di atas meja. Tiba-tiba Sungmin berlari menuju kolam. Dalam gerak lambat Sungmin masuk ke air, dan

“Plug!”

Sungmin tersenyum lega. Membuatnya makin manis. *author pingsan lagi*
Kangin bergegas menghampiri Sungmin.

“Kentut!” seru Kangin sambil menepuk perutnya.

“Tepuk dahi hyung bukan perut. Jangan nunjukin kalo hyung gemuk dong,” bisik Sungmin.

Kangin melotot. Ia lalu menepuk dahinya.

“Kentut?! Omona! Batal!” kata Kangin.

Senyum di wajah Sungmin memudar. Wajahnya diliputi penyesalan. Namun senyum jahil muncul di bibirnya.

“Kalau udah batal berarti boleh makan dong hyung?” tanya Sungmin dengan suara lirih.

“Jagalah hati jangan kau kotori! Jagalah lentera hidup ini!” koor Junsu, Eunhyuk, Yunho dan Kyu Jong.

“Wah, sabotase nih. Kalian berempat ngapain nyanyi di sini. Iklan aslinya aja ga ada yang nyanyi. Author ini bagaimana? Katanya tidak akan ada sabotase,” protes Eeteuk.

*author pura-pura ga denger. Malah ngobrol sama Yesung*

“Dasar author geje!” kata Eeteuk.

“Dari tadi kok pada emosi sih. Sekarang kan bulan puasa, yang sabar dong,” kata author.

Yesung mengangguk mendukung author. *udah diancam author*

“Kuingin bersihkan diriku,” Yesung bernyanyi.

“Aigo oppa. Itu kan produk lain. Udah, kita balik aja yuk,” ajak author.

Eeteuk meratapi nasibnya. Muncul penyesalan di hatinya. Yunho dan Kyu Jong menatap Eeteuk yang merana.

“Kayaknya kita salah langkah Kyu Jong,” sesal Yunho.

“Iya hyung. Harusnya kita ga sabotase,” timpal Kyu Jong.

Yesung mendekati Eeteuk.

“Sabar hyung. Mungkin ini karena kita pernah gangguin syuting orang. Ayo dilanjut hyung. Iklannya kurang dikit,” hibur Yesung.

Eeteuk bangkit. Ia mengisyaratkan Siwon untuk bersiap.

Back to parodi

Scene terakhir dari iklan ini akhirnya dibuat. Bersetting di dapur lagi, waktu buka tiba.

Sungmin membawa segelas susu kepada Kangin yang duduk. Young Ae dan Sang Woo kembali berkutat di tempat cuci piring.

“Ini buat hyung, biar bisa ngajarin aku lagi,” ujar Sungmin dengan senyum mautnya.
*author kehabisan nafas*

“Iya, tapi ngajarinnya yang bener ya,” ujar Young Ae.

“Hu’u nak. Adiknya jangan dijeremuskan ke hal-hal yang dilarang agama. Sebagai kakak kamu harus dapat membimbing adik kamu dengan benar,” tambah Sang Woo yang merasa jiwa kebapakannya terpanggil.

Eeteuk terharu mendengarnya. Ia jadi teringat ke-12 adik-adiknya.

“Cut!” ujar Eeteuk lirih.

Kangin dan Sungmin saling pandang-pandangan. Young Ae dan Sang Woo sudah ke ruang ganti. Eeteuk dan Yesung menangis sambil peluk-pelukan.

“Hyung, kita jangan awkward lagi ya? Di bulan suci ini mari kita pererat persaudaraan kita,” kata Sungmin.

“Iya Min,” timpal Kangin.

Kangin dan Sungmin akhirnya juga berpelukan.

Tampaknya fan fic ini benar-benar melenceng. Tapi tak apa namanya juga parodi, fan fic lagi.

-TAMAT-

by: wulan murti a.k.a yuelan13
thanks for reading.
please comment.
and
don’t copy without my permission.

[fanfic] RPF – Suju *EDITED*

Oneshot fan fic
Title: ~can find happiness without you~
Genre: yaoi dikiiit lho. [biggrin]

***
Yesung duduk termenung di kamarnya di dormitori SuJu yang sederhana. Ia membelai ttakkomang, kura-kura imut peliharaannya. Raut wajahnya begitu menyedihkan.
Yesung: tta-a… tahu ga? Aku lagi sedih ni.
Ttakomang: yeee… meneketehe.
*NB: yesung ga mudeng bahasa kura-kura lho*
Yesung: ttakkomang kamu ni diajak ngobrol kok gitu sih.
Ttakkomang: Tuan Kim, ttakkomang ngerti kok tuan lagi sedih. Tuh keliatan dari rambut tuan yang berubah jadi merah.
Yesung: *nglempar ttakkomang ke aquariumnya* ttakkomang jelek. Diajak ngobrol ga nyahut.
Ttakkomang: Tuan yang jahat!
Yesung merebahkan diri ke ranjangnya yang empuk. Tangannya memeluk sebuah boneka.
Yesung: ttakkomang jelek, besok aku musti ke china lho. Kamu musti nyari makan sendiri. Tapi… ada yang lebih membuatku berat hati…
Kata-kata Yesung terputus. Seseorang dengan tinggi 180 cm masuk kamar yesung tiba-tiba sambil berteriak-teriak.
Kangin: hyung! Hyung! Coba lihat kibum. Dia lucu sekali memakai piyamamu.
Yesung menoleh ogah-ogahan.
Yesung: hehm… [hmpf]
Kangin: hyung kenapa? Sakit?
Kangin mendekati yesung. Tangannya menyentuh dahi yesung. Yesung menepis tangan kangin.
Yesung: enggak. Aku ga papa. Ayo keluar saja.
Kangin mengedikan bahu. Ia mengikuti yesung yang sudah bangkit keluar kamar.
Anak-anak suju yang lain (kecuali suju M) tengah berkumpul di ruang santai. Kibum yang menjadi pusat perhatian kini tengah mondar-mandir layaknya peragawan memamerkan piyama yang dipakainya. Yesung duduk di samping sungmin.
Kibum: hyung! Bagaimana menurutmu? Aku cocok kan dengan piyama ini?
Yesung memperhatikan kibum dari atas sampai bawah.
Yesung: bagus kok.
Kibum tersenyum malu-malu.
Sungmin yang mendengar sesuatu yang tak biasa dari suara yesung menoleh pada yesung. Ia dapat menangkap aura kesedihan yesung yang disembunyikan yesung.
Yang lain masih sibuk mendandani kibum. Mulai besok untuk beberapa hari ke depan, kibum akan menggantikan posisi yesung di suju happy. Sementara yesung akan ke china untuk menggantikan kyuhyun yang harus cek-up.
Sungmin bangkit dari duduknya.
Sungmin: yesung hyung, aku tadi bikin eskrim lho. Ayo kita makan.
Yesung bangkit mengikuti sungmin ke dapur. Kangin memperhatikan gerak-gerik keduanya.
Yesung duduk di kursi sementara sungmin mengambil eskrim di kulkas.
Sungmin: ini eskrim buat hyung. Rasa vanilla lho.
Yesung menerima segelas eskrim dari sungmin.
Yesung: terima kasih ya.
Sungmin: iya hyung. Hyung kenapa tho? Kok terlihat tak enak hati.
Yesung: enggak kok. Aku baik-baik saja.
Sungmin menggeleng tak percaya.
Sungmin: huh… hyung ga bisa boong sama minnie.
Yesung menatap sungmin.
Sungmin: hyung bilang saja apa yang hyung gundahkan saat ini. Min akan bantu hyung.
Yesung malah menunduk. Bahunya agak bergetar.
*sound efex: sarang cham apeuda*
Sungmin menjulurkan tangannya. Membelai punggung yesung.
Yesung: besok aku akan pegi ke cina. Hal ini begitu sulit untukku.
Sungmin: tapi hyung, kenapa? Di sana hyung tidak akan kesepian seperti di sini.
Yesung mendelik menakutkan. Sungmin sampai terkaget.
Yesung: kesepian? Aku akan jauh lebih kesepian di sana.
Mereka terdiam. Sungmin kebingungan.
Yesung: aku akan kesepian di sana. Karena tak ada kau di sisiku.
*duuaarr [bomb] * seperti ada petir yang menyambar. Sungmin tertegun. Ia tak percaya yesung akan mengatakan itu.
Sungmin: hyung?
Yesung: iya. Selama ini kau yang menemaniku saat aku sendirian di dorm. Dan kini aku harus berpisah denganmu. Semua ini membuatku sakit. Aku tak sanggup.
Sungmin: tapi ini hanya sementara hyung.
Yesung: hanya sementara?! Tetap saja sulit bagiku. Apa kau tak mengerti minnie?
Sungmin menggeleng. Ia mendekati yesung. Lalu memeluknya.
Sungmin: hyung, saranghae.
Yesung memeluk sungmin.
*author mupeng*
Di luar dapur kangin berdiri menguping yesung dan sungmin. Hatinya panas dibakar api cemburu. Tangannya mengepal.
Batin Kangin: jadi selama ini yesung hyung mencintai sungmin. Tidak bisa dibiarkan!
*setuju! Jangan dibiarin [bigwink] *
Kangin meninggalkan dapur dengan hati yang retak.
Sementara yesung dan sungmin kini sedang suap-suapan eskrim sebagai pesta sebelum yesung ke china besok.
***
Malam tiba. Yesung sibuk mengepak barang-barangnya. Sungmin dengan semangat membantunya. Dan kangin memperhatikan dari ambang pintu.
Kangin: hyung, besok berangkat jam berapa?
Yesung: jam 9. kau ikut mengantarkan?
Sungmin: iya. Besok kita mengantar yesung hyung sebelum kita manggung.
Kangin mengangguk. Lalu ia beranjak menuju ruang santai.
Yesung melipat pakaiannya sambil bersendau gurau dengan sungmin, kekasih hatinya. * :-[ *
Sungmin: aku sudah mengantuk ni.
Yesung: ya sudah kau tidur sana dulu. Aku bisa membereskan ini semua sendiri kok.
Yesung membelai rambut sungmin.
Sungmin: baiklah. Aku tidur dulu. Hyung juga harus segera istirahat.
Sungmin menuju kamarnya. Kangin melihat sungmin menutup pintu kamarnya. Hatinya tergelitik untuk beranjak.
Batin kangin: ini saatnya. Aku harus menemuinya. Dan mengungkapkan isi hatiku padanya.
Kangin mematikan tv. Ia bangun dari sofa. Lalu berjalan menuju kamar.
Tanpa mengetuk ia masuk ke kamar dan menutup kembali pintunya.
Kangin: emm… hyung? Masih sibuk?
Yesung mendongak.
Yesung: iya ni. Mau bantu?
Kangin bergegas mendekati yesung.
Kangin: hyung, besok akan sedikit berbeda.
Yesung: apa?
Kangin: maksudku, supy akan sedikit berbeda tanpamu.
Yesung tersenyum, membuat pipi kangin bersemu merah.
Yesung: kibum kan akan menggantikan aku.
Kangin: iya sih. Tapi tetap saja akan berbeda.
Yesung hanya mengangguk.
Kangin: hyung?
Yesung: hhmm…
Kangin: na… na… saranghae
Kangin memeluk yesung. Membenamkan wajahnya yang mulai basah karena air mata ke pundak yesung.
***
Pagi harinya.
Sungmin menyiapkan sarapan untuk yesung dengan riang. Mereka duduk berdekatan. Kangin yang terlambat bangun tertegun melihat pemandangan itu. Rasa cemburu kembali menyelimuti hati kangin. Yesung tak berkata apa-apa padanya semalam.

kibum: ayo semua berangkat!
Mereka beranjak dari dapur. Berangkat menuju bandara.

~The End~

Ni ff baru dari wu.
Mian kalo pendek dan geje abis. Ngebuatnya penuh pengorbanan lho. Musti rela didiemin suami (baca: yesung) karena telah menganiaya suami sendiri.
Komen ya!
Tidak menerima silent reader lho!

NB: hahaha!!! super gaje ni ff. maap ya para pembaca.
semoga kalian suka.
silakan dikomen.
beberapa bagian sudah saya edit. soalnya bikin eneg *authornya*
hehehe…
dan saya kapok bikin yaoi. *bahkan ini belum yaoi banget*
tapi sudah! tidak lagi.
maap buat yesung oppa, sungmin oppa dan kangin oppa.
DAN ini hanya fiksi belaka. BUKAN fakta.
trims all.

by wulan murti a.k.a yuelan13

please don’t copy without my permission
thanks

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.