[fanfic parodi] baskomsel ver luar angkasa seri ramadhan

hai, hai, hai!
kali ini saya post ff parodi baru, kemarin baru saya buat.
hehehe…
happy reading
thanks for visit
don’t forget to leave any comment or like.
thanks

baskomsel ver luar angkasa seri ramadhan atau baskomsel ver ramadhan seri luar angkasa yang kayaknya star wars (atau star trek)
*duh belibet bener dah judulnya* pokoknya yang itu deh pembaca sekalian. Yang ada om dedy mizwar, sule dan vincent nya. :p

author: wulan murti a.k.a yuelan13

cast:
Kwon Sang Woo, Nickhun 2PM, Dongho Ukiss, Brian Joo, dbl *dan banyak lagi maksudnya*

setting: sebenarnya sih di studio yang terletak di RT XX RW XX Kelurahan YYY *disamarkan demi transparansi lomba gapura cantik antar kelurahan dalam rangka HUT RI ke-66 (author ngitung dulu nih)* tapi sang produser baru – akhirnya jadi produser – Kyu Jong ingin studio menjadi Bulan. *nah lho! Gimana coba?!*
Jadi kita sebut saja settingnya di seperkian meter persegi permukaan bulan. Dimana ada sebuah kedai makan tanpa tenda yang dikelola pemuda bersuara indah yang suka terbang ke langit, sebut saja pemilik warung Tegal *Bulan apa Tegal?!* ini dengan nama uda Brian Joo a.k.a uda B. Waktunya bulan Ramadhan saat sahur sampai buka puasa. *sukurin pada syuting pas puasa*

B: “Hei, author yang bangga dengan titel gajenya! Mau mulai ceritanya kapan? Pakai nyukurin lagi.”
Author: “Haduwh! Sabar dong oppa. Oppa kan baru.”
author ketawa gaje *dan lebay* B sampai terpana.

Okay, okay, this is it: fanfic parodi baru

Di kedai makan pinggir Bulan *lokasi diganti gara-gara protes uda B*, duduklah dua makhluk di salah satu bang. Satu berwajah mirip pangeran Thailand yang nyanyi di sebuah grup yang nyanyi tiap jam dua siang bernama Nickhun. Tapi entah mengapa badannya tidak seatletis Nickhun yang di iklan tempat wisata air di Korea bernama Karibian *nama samaran* :P Badan makhluk tersebut mirip kadal tapi bukan buaya. Bukan komodo atau tokek. Apa gozilla ya? Yah pokoknya reptil gitu deh pembaca. Si reptil Nickhun makan dengan lahap bersama pemuda tampan berbaju aneh kayak ultramen, bernama Dongho. *jangan-jangan mereka dua aktor utama serial ultramen nggaya yang kabur buat makan?*

“Heh, author, kapan nih mulainya? Dari tadi nyela mulu? Sana-sana ngetik saja!” kata Kyu Jong seraya narik author kayak narik anak kucing. Pluk! Author terlempar ke kursi panas depan komputer.

Kyu Jong lalu memberi isyarat pada sutradara Yunho untuk mulai syuting. Sementara dua aktor tetap asyik makan. Dan uda B ngawasin apa saja yang dimakan Nickhun dan Dongho. Dia nggak mau mengalami kerugian gara-gara syuting iklan (parodi) tersebut.

“Kamera satu, siap!” seru Yunho seraya menunjuk kameramen andalan, Siwon. “Kamera dua, siap!” Yunho ganti menunjuk Sungmin. Duo kameramen yang bersatu dalam produksi iklan (parodi) baru. Siwon mengarahkan kameranya pada Dongho dan Sungmin ke arah Nickhun.

“Nickhun, Dongho, action!” seru Yunho penuh haru.
Yunho POV: “Akhirnya dapat pekerjaan lagi! Hiks! Buat biaya apartemen. Masak sekarang cuma patungan sama Changmin.”

-Changmin yang asyik makan di apartemen bergidik. Kepalanya celingukan. “Siapa yang ngomongin aku?” tanya Changmin. “Apa hyung tahu ya makanannya aku ambil.” Changmin menggeleng cuek, lanjut makan.-

Okay, di kedai tanpa tenda.
Sambil menyendok nasi lalap petai Nickhun berkata, “Kapan nih imsyaknya?”
“Ya, nggak tahu hyung. Tuh si Jago nggak berkokok-kokok juga,” jawab Dongho menunjuk ayam jago terbesar di lokasi syuting dengan mangkok ikan di kepalanya. *oia, tuh Nickhun sama Dongho juga pakai mangkok ikan*

si ayam jago (yang ternyata Eeteuk dalam kostum ayam jago) mondar-mandir dekat meja Nickhun dan Dongho. Santai mengais tanah tanpa menggubris dua makhluk di kedai yang berdebat nunggu imsyak.
Ayam jago (Eeteuk) POV: “Ya ampun! Imsyak mah sebelum ane berkokok. Ya ane kagak mau berkokok kalau belum imsyak.”

Ting! Muncul bolam lampu besar di dekat Dongho. Eunhyuk yang jadi bagian lighting memegang bolam lampu dalam kostum serba hitam.

Eunhyuk POV: “Asiik! Namaku disebut. Lumayan, walau pakai hitam, rambut pirang baru bisa tetap eksis di bawah sinar bolam.”

“Hey, hyung, apa dilepas saja ya helm si ayam? Biar bisa berkokok,” usul Dongho dengan wajah super cute nya.
Nickhun membelalak penuh senyum. *bayangin Nickhun senyum terperangah dengan gaya Sule*

Nickhun POV: “Wah, kurang ajar nih authornya. Masak saya yang tampan dan terkenal disamain kayak Sule. Hidung mancungan saya kali!”

Author muncul di dekat Nickhun dalam kostum kayak reptil. “Mau protes, oppa? Syukur-syukur saya ajak main iklan,” ancam author. Author menyandra Victoria F(x), istri-istriannya Nickhun.
Nickhun membelalak dengan gayanya sendiri. “Jangan sakiti istriku!” pintanya. “Aku akan memainkan peranku dengan baik,” janji Nickhun seraya mengempisin hidung biar terlihat pesek.

“Ckckck! Ini author nggak nurut banget sih,” keluh produser Kyu Jong. Bersama sutradara Yunho, Kyu Jong menyeret author kembali ke depan komputer.

Dongho dan ayam jago Eeteuk menunggu dengan sabar. Keduanya main lompat tali sampai pertengkaran tak jelas selesai.

“Yah, ini juga! Ayo syuting lagi!” seru Yunho dengan toa saktinya.

Semua kru dan pemain kembali stand by. Eunhyuk ngurus lighting, mulai dari bolam, lampu sorot, senter, sampai lilin. Duo kameramen, Siwon-Sungmin, siap adu zoom in zoom out. Tiga aktor, Nickhun-Dongho-Eeteuk, siap dengan kostum masing-masing.

“Aku belum disebut!” protes uda Brian.

Okay, okay. Dan Brian Joo si pemilik kedai tanpa tenda di pinggir bulan. *padahal nggak kelihatan di kamera*

“Action!” seru Yunho.

Nickhun dan Dongho liat-liatan. “Gimana tahu udah imsyak atau belum?” tanya Dongho. Nickhun mengarahkan kepala pada ayam jago Eeteuk.
“Kita lepas aja helmnya!” usul Dongho.
Nickhun langsung bangkit dari bangku, disusul Dongho dengan wajah sumringah. Hup! Keduanya melompat ke sana kemari hendak menangkap ayam jago Nickhun.

“Nggak nggak nggak mau!” dendang ayam jago Eeteuk. “Nanti nggak bisa bernafas. Ini kan di Bulan,” protes Eeteuk mempertahankan mangkok ikannya.
Nickhun dan Dongho tak mau tahu. Keduanya nekat mengejar Eeteuk. Alhasil, terjadilah pergumulan tiga manusia berkostum ganjil.

Jeng-jeeeng! Shindong memainkan backsound. Dia ber-beat box bersamaan dengan Yesung yang menghidupkan kipas angin di depan pemanggang sate. Di sisi set, Hankyung kesusahan menarik tali pengangkat aktor berikutnya.

“Hihihi!” terdengar tawa datar. “Tidak perlu susah nangkap ayam! Tinggal pakai baskomsel, jadwal imsyak dan buka puasa ada semua!” kata Kwon Sang Woo yang ketakutan digantung di atas pemanggang sate.

Nickhun dan Dongho berhenti mengejar Eeteuk yang masih heboh sendiri menari ala lagu bi-o-wai. *bleh!* Mereka mengamati SangWoo yang turun perlahan nyaris di atas pemanggang sate. Untung saja Hankyung menggeser posisi tali.

Hankyung POV: “Ternyata berat juga kerja di produksi iklan. Mending jualan dumpling di warung emak.”

Shindong POV: “Bagianku juga berat, hyung. Gara-gara produser pelit, backsound nya musti manual. Mana puasa lagi.”

Yesung POV: “Aku juga berat. Masak buat efek asap pakai panggangan sate. Mana kipas anginnya musti diputar manual. Duh, bugjet minim.”

Hankyung POV: “Eh, kita bisa telepati.”

Shindong, Yesung POV: “Hore! Kita main telepati aja. Biar iklannya jalan sendiri.”

Hankyung mengaitkan tali begitu SangWoo turun. Yesung mematikan kipas angin. Dan Shindong muter kaset buat backsound dengan radio hasil minjem. Ketiganya lalu latihan telepati.

Sementara itu syuting terus berlanjut. SangWoo berjalan menghampiri Nickhun dan Dongho sambil menunjukkan kartu baskomsel berwarna merah mencolok mata.

“Panel gambar muncul!” perintah Kyu Jong.

Dua orang berkostum serba hitam muncul memanggul papan besar. Mereka adalah Eunhyuk dan Junsu duo kru gaje. Keduanya bergantian membuka gambar di papan, bersamaan dengan penjelasan SangWoo.

“Aplikasi lengkap! Ada jadwal sholat!”
Eunhyuk membuka gambar di pojok bawah papan.
“Hafalan doa!”
Junsu membuka gambar berikutnya.
“Wallpaper kaligrafi.”
Giliran Eunhyuk yang membuka gambar.
“Juga ada THR dari artis,” kata SangWoo bersemangat.
Tak kalah semangat dengan Eunhyuk dan Junsu yang berebut THR.

Demi berlangsungnya syuting dengan lancar, produser turun tangan mengatasi kekacauan yang terjadi. Kyu Jong sekuat tenaga menarik Eunhyuk-Junsu beserta papan keluar dari set. Biar rebutan THR tidak disyut oleh Siwon dan Sungmin. *yang syukurlah masih bekerja dengan benar*

“Okay, action!” seru Yunho yang merasa keadaan sudah aman.

Dongho asyik main hape dengan sim card baskomsel. Buka-buka kontennya. Tampaknya mencari konten dewasa, berhubung sudah punya KTP.

“Puasa oi!” seru author pakai toa pak sutradara.

Dongho memasang wajah cute. Dengan pandai berkelit. “Wuih, hebat! Udah magrib! Ayo buka puasa!” ujar Dongho.

Nickhun dan SangWoo berseru senang. Mereka menyerbu kedai tanpa tenda di pinggir Bulan. Namun kedai sudah lenyap. Rupanya uda B telah mengepak dagangannya. Gara-gara kebanyakan OOT, syuting molor lama. Uda B langsung cabut begitu waktu berbuka menjelang.

Brian Joo POV: “Saya kan harus jualan. Kalau tidak darimana uang untuk beli makan dua anjing saya.”

author: “Ih…, siapa yang nanya, oppa?”
*author dilempar digelitikin dua anjing Brian*

“Ya sudah! Ayo ayamnya ditangkap! Buat buka puasa,” kata SangWoo memutuskan.

Nickhun yang sejak tadi bernafsu menangkap ayam langsung setuju. Dia dan SangWoo kembali mengejar ayam jago Eeteuk.

“Uwaaa! Nggak nggak nggak mau! Nggak nggak nggak mau! Sama lek boy lek boy!” jerit Eeteuk menghindar dari serbuan Sang Woo dan Nickhun.

Di depan kamera, Dongho masih senyam-senyum bermain hape. Sampai-sampai, Siwon dan Sungmin memfokuskan kamera ke arah Dongho saja. Tiga orang yang asyik kejar-kejaran tidak dihiraukan.

“Cut! Cut! Selesai!” seru Yunho. Yunho menarik dua kameramennya. “Simpan filmnya! Ayo beres-beres!” perintah Yunho.

Sebagai kru yang baik *dan paling normal* Siwon dan Sungmin menjalankan perintah Yunho. Dengan macho *Siwon* dan dengan imut *Sungmin*, mereka membereskan peralatan. Padahal Dongho masih asyik main hape. Nickhun dan SangWoo terus mengejar Eeteuk. Kyu Jong melerai Eunhyuk dan Junsu yang rebutan. Yesung, Hankyung dan Shindong tetap saja berlatih telepati.

“Duh, ya ampun! Para lelaki itu! Kerja tidak ada yang benar,” ejek Sunmi yang ngintip.

Toel-toel! Sunny nyolek lengan Sunmi. “Ngintip apa sih? Kayaknya seru. Apa Hyun Joong lagi syuting sabun mandi?” tanya Sunny penuh harap.

Sunmi menggeleng kecewa. “Tuh pada pakai kostum aneh. Yuk nyari lokasi syuting Hyun Joong aja,” ajak Sunmi.

Sunny menyambut bahagia ajakan Sunmi. Dia membagi lolipopnya pada Sunmi sebagai tanda terima kasih. Kemudian bergeser ke lokasi lain dengan gaya perpaduan koreo Mr.Taxi dan 2 Different Tears yang hasilnya menjadi koreo Tell Me feat Hoot. *author kumat gajenya*

Dan di lokasi syuting lain, tepatnya syuting video musik baru, Hyun Jung bergidik takut. Mungkin hawa dua gadis tadi yang membuat dia merinding.
“Aku nggak jadi tampil seksi ah!” teriak Hyun Jung ngeri.

“Hoi, author! Kenapa sampai ke tempat syuting mv ku? Kan parodi iklan?” protes Hyun Joong.

“…..” tak ada jawaban.

Hyun Joong kembali merinding. Heran, kemana juga si author yang doyan nampang dan super gaje.

Jeeng-jeeeeng!

Di depan komputer, tertawalah dua orang lelaki. Jaejoong dan Yoochun. Mereka telah mengambil alih komputer setelah author pingsan digelitikin anjing-anjing Brian. Jaejoong dan Yoochun yang menyabotase fanfic ini!

“Hahaha! Salah sendiri tidak memasukkan nama kami,” tawa Yoochun.

Jaejoong menekan tombol save. “Nih tamat dengan gaje,” timpal Jaejoong.

“Hahaha!” keduanya tertawa lebar.

—————————–


NB: POV maksudnya point of view, ya kayak orang membatin gitu. jadi kata-kata dalam hati. *halah ribet banget*

don’t copy without my permission

[fanfic parodi] Laksing (from la*ing) :-)

Laksing parodi

cast: Sunmi WG, Minho shinee, Jang Ri In, Dana CSJH, dll.

Sunmi dan Minho berdiri di ambang pintu. Mereka berdua saling melirik. Sunmi melotot pada Minho. Minho balas menonjolkan matanya. Mereka beradu mata dengan serunya.

Yunho kru yang membawa boomer menurunkan mikropon besar yang dibawanya. Mikropon itu tepat berada di antara Sunmi dan Minho.

“Oppa, kok gitu sih?” kata Sunmi.

“Lhoh kok marah?” timpal Minho.

“Jangan gitu sayang!” lanjut Sunmi dan Minho bebarengan.

Yunho terbelalak. Ia melempar mikropon yang dibawanya ke Yoochun.

“Tak tahan lagi! Tak tahan lagi!” seru Yunho sambil ngumpet di balik Changmin petugas lighting.

“Hoi! Ni syuting tauk! Konsen napa? Skrip! Ikuti skrip!” seru Hankyung sang sutradara iklan *parodi* terkenal *sedunia per-fanfic-an*

Sunmi dan Minho kembali ke posisi awal. Sunmi melirik penuh makna pada Minho. Lalu memandang ke depan.

Ri In dan Dana yang sedang duduk di sofa asyik bergosip.

“Eh, tau gak, Jeng. Tuh si Yesung anak tetangga sebelah,” kata Ri In.

“Hu’u. Yang gemuk itu kan,” sahut Dana.

“Iya. Jeng. Yang suaranya keren,” timpal Ri In.

Sunmi berdeham.

“Hmm!”

“Kenapa si Yesung?” tanya Dana.

“Hmmm!”

“Yesung cakep kan. Jeng?” sahut Ri In.

“Hmmmm!”

Ri In dan Dana akhirnya menoleh pada Sunmi dan Minho.

“Eh, anak umma sudah pulang,” kata Dana.

Sunmi menampakkan wajah inosen. Ia pegang-pegang perutnya. Sunmi lirik pada Minho. Dana terperangah.

“Kamu kenapa? Lapar?” tanya Dana cemas.

“Aniyo!” jawab Sunmi.

Sunmi kembali mengelus perutnya. Melirik Minho. Minho lalu memegang tangan Sunmi.

“Apa?!” seru Dana yang akhirnya ngeh.

Sunmi mengangguk dengan muka datar.

“Sudah berapa lama?” tanya Dana khawatir.

“Dengan siapa? Dia?” lanjut Dana.

Ri In senyam-senyum ga jelas.

Siwon si kameramen menzoom wajah Sunmi.

“Hoi-hoi! Dizoom bukan ditempel ke wajah gini kameranya,” seru Sunmi.

Siwon menarik kameranya dari wajah Sunmi. Lalu menzoom dengan benar.

Sunmi mendongakkan wajahnya. Ia memasang wajah super datar. Kayak jalan yang baru saja diaspal.

“Bukan. Sudah tiga hari ga BAB,” keluh Sunmi.

“Oalah. Ya udah! Sana ke toilet,” kata Dana tenang.

“Umma!” rajuk Sunmi.

“Ya ampun, Jeng. Kalo BAB susah, minum laksing. BAB lancar. Malam diminum pagi dibuang,” kata Ri In menengahi.

Dana manggut-manggut. Sunmi manggut-manggut dengan wajah datar yang tadi. Minho ikutan aja.

~~~

“Laksing, BAB lancar terasa longgar,” kata Ri In dan Sunmi serempak.

~~~

“Cut! Wrap!” seru Hankyung dengan berkaca-kaca.

Semua kru bertepuk tangan.

“Akhirnya ada iklanku yang sukses,” kata Hankyung yang bercucuran air mata.

Hankyung menyalami semua kru dan artis.

“Siwon, coba kita liat hasil syuting tadi,” perintah Hankyung.

Semua duduk di depan monitor. Siwon memencet tombol play. Di layar monitor terlihat jutaan semut hitam (baca: layarnya cuma item)
Hankyung menatap nanar. Tangannya lemas.

“Aniyooooo!!!” jerit Hankyung.

Semua kru ikut lemas *Siwon yang paling melas eh lemas*

~tamat

by : wulan murti a.k.a yuelan13
as posted at Lautan Indonesia forum/freakyfictie forum

thanks for reading.
comment please
and
don’t copy without my permission.

[fanfic] birthday fanfic on february

Title: Ultah Keroyokan
Cast: Lee Soo Man
Cho Kyu Hyun Super Junior -> 3 Februari 1988
Choi Whee Sung (Wheesung) -> 5 Februari 1982
Jung Yun Ho DBSK -> 6 Februari 1986
Lee Hong Gi FT Island -> 6 Februari 1990
Hankyung Super Junior -> 9 Februari 1984
Park Byung Kyu DnT -> 11 Februari 1989
Mun Jung Hyok (Eric Mun) Shinhwa -> 16 Februari 1979
Lee Ji Yeon (Lina the Grace) -> 18 Februari 1984
Shim Chang Min DBSK -> 18 Februari 1988
Kim Kyu Jong SS501 -> 24 Februari 1987
Jang Ri In -> 28 Februari 1989
SuJu T -> 1st debut 25 Februari 2007
Wonder Girls -> 1st mini album 13 Februari 2007
Choi Siwon Super Junior -> 10 Februari 1987 (asli: 7 April 1986)
Ruki the GazettE -> 1 Februari
Byou Screw -> 9 Februari
Park Ji Sung -> 25 Februari
Other cast: Yoochun, FT Island, DnT, CSJH, SS501, Zhoumi Suju M, Henry Suju M dll.

Tanggal 14 Februari nanti SM akan merayakan hari pendiriannya yang ke 14th. Kali ini Mr. Lee Soo Man ingin membuat perayaan yang berbeda dari biasanya. Diam-diam Mr. LSM sudah menyiapkan sebuah pesta rahasia. Mr. LSM akan mengundang semua artis Korea yang berulang tahun bulan Februari. Termasuk artis di luar SM entertainment.
*Ingat ini rahasia! Hanya yang berulang tahun di bulan Februari yang tahu dan boleh datang.*

Kyuhyun tersenyum-senyum sendiri.
“Hoi Kyuhyun! Kenapa kau?” tanya Sungmin.
Kyuhyun memasukkan sesuatu ke dalam sakunya cepat-cepat.
“Ee… gak ada apa-apa kok hyung. Mandi dulu ya?” jawab Kyuhyun.
Sungmin memicingkan matanya.
“Aku curiga deh. Bau-baunya ia menyembunyikan sesuatu. Dan sesuatu itu berhubungan dengan makanan,” kata Shindong memanas-manasi.
“Syukur kalo gitu. Aku takut ada orang lain di antara kami,” curhat Sungmin.
Shindong terpana. Seakan-akan Sungmin telah berkata bahwa babi panggang itu nggak enak.
*babi panggang itu makanan kesukaan Shindong*

Di tempat lain Hankyung nari-nari gejeh saat anggota Suju M (kecuali Kyuhyun) yang lain menari Me. Untung saat latihan.
“Koko Hangeng, gerakannya salah. Jangan memalukan! Kita mau show di Korea ni. Untuk yang pertama kalinya. Berbulan-bulan aku menunggu kesempatan ini. Janganlah kau rusak dengan kegejeanmu Koko! Jangan seperti peribahasa “Gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga”,” lebay Zhou Mi.
“Dui bu qi. Ijin bentar ya?” sahut Hankyung.
Hankyung keluar tempat latihan sambil terus menari. Tangannya memegang sesuatu berwarna pink.
“Kenapa Ko Hangeng? Bawa amplop pink segala. Jangan-jangan itu surat cinta dari cewek,” komentar Henry.
“Ga tau! Sedih ni. Suju M tinggal kita berdua yang latihan. Koko yang lain entah kemana. Benar-benar Suju Mandarin,” keluh Zhou Mi.
Henry ngambil violinnya. Memainkan lagu sendu untuk mengiringi Zhou Mi yang berbombay ria.

Tempat pemotretan
Jang Ri In pose-pose diluar kehendak penata gaya. Begitu narsis.
“Ri In, jongkok sambil nengok bukan kayang!” seru stylisnya.
Ri In menyeringai. Mengganti posenya.
“Ah… bukan gitu juga! Sudah break dulu!” kameramen.
Ri In duduk di kursinya.
“Kamu kenapa sih Ri In?” tanya stylisnya.
“Wo lagi hepi gitu deh,” jawab Ri In.
Ri In melirik ke dalam tasnya. Ada benda persegi tipis berwarna pink. Stylisnya tampak ngeri.

Markas Shinhwa
Eric Mun duduk membaca sebuah surat dengan serius.

~Eric Mun POV~
Nggak nyangka. Ternyata Mr. LSM masih ingat diriku. Aku sangat terharu. Aku pasti datang.

~Author POV~
Eric Mun melipat kertas surat warna ungu muda, senada dengan amplop pinknya.
“Surat cintaku yang pertama. Membikin hatiku melonjak. Seperti melodi yang indah… dst”
Eric Mun menyanyikan lagu bunda Vina saking bahagianya. Berhubung anggota Shinhwa yang lain sedang sibuk solo jadi ia terus menyanyi sambil menari. Tak ada yang menghiraukan.

Rumah DBSK
Yoochun diam-diam mengambil keripik yang sedang dimakan Changmin. Changmin sendiri melamunkan sesuatu sambil makan keripik. Sebuah senyum terukir di wajahnya.

~Yoochun~
Asik bisa makan keripik! Tapi kok Changmin nggak respon sama sekali ya? Dia lagi nglamunin apa ni? Wah, tak bisa dibiarkan! Jangan-jangan nglamunin Lee Dae He. Dasar Changmin! Nglamunin cewek ga ngajak-ngajak aku.

~Changmin POV~
Aih! Yoochun hyung beraninya mengambil keripikku! Tapi tak apalah. Toh nanti aku bisa makan sepuasnya. Ga ada Yoochun hyung!

~Author POV~
“Hahahahahahaha!” Changmin tertawa seperti raja di film kolosal.
Sampai Yoochun terjengkang dari sofa.

Di kamar, Yunho memegang surat dari Mr. LSM dengan tangan bergetar. Matanya nanar melihat tulisan “RAHASIA” tercetak besar dengan tinta merah tercetak di surat itu.
“Ini surat dari F4 Korea ya? Aku kan tidak berbuat onar di sekolah elit mereka. Mengapa aku mendapat surat ancaman?” cemas Yunho.
“Plop!” muncul chibi Yunho di sebelah kanan Yunho.
Ia memakai toga putih, bersayap dan di atas kepalanya ada lingkaran cahaya. Ia memainkan harpa yang dibawanya.
“Yunho-ssi, jangan berprasangka buruk. Baca dulu surat itu baik-baik,” senandung chibi malaikat Yunho (cmY).
“Wew! Begitu?” kata Yunho kaget.
Yunho membaca surat itu kembali.
“Dhuar!” muncul chibi devil Yunho (cdY).
Yunho kembali terkejut.
“Jangan dilanjutkan. Dari kop suratnya saja sudah begitu. Pasti selanjutnya lebih mengerikan. Buang saja!” kata cdY.
Yunho terbelalak.
“Baca!” perintah cmY.
“Buang!” seru cdY.
“Baca!” balas cmY.
“Buang!” teriak cdY.
Yunho menengok ke kanan ke kiri sampai pusing sendiri. Ia akhir memutus untuk menonton adu mulut 2 makhluk itu.

Studio rekaman
Weeshung membolak-balik amplop pink yang diterimanya dari pak pos.
“Benar untuk saya Pak?” tanya Weeshung.
“Benar. Sudah Anda baca saja. Saya musti melanjutkan pekerjaan saya,” jawab pak pos yang diinterogasi Weeshung selama setengah jam.
Weeshung meneliti amplop itu. Di bagian depan tertulis namanya, Choi Whee Sung. Di belakang tertulis Lee Soo Man. Wheesung bergidik. Ia lalu membuka surat itu dan membacanya.
“Ah, ternyata,” ujar Wheesung lega.
Pikiran Wheesung sudah sampai Timur Tengah. Dia pikir itu surat cinta dari Mr. LSM.

Tempat latihan FT Island
“Honggi hyung mana?” tanya Minhwan.
“Ngunci diri di kamar,” jawab Jaejin.
“Kenapa?” tanya Minhwan lagi.
“Dia dapat amplop pink!” sahut Wonbin.
“Memang apa hubungannya?” tanya Minhwan, lagi.
“Sebagai lelaki dewasa amplop pink berarti surat cinta. Kau harus paham pada Honggi walaupun kau belum pantas tahu,” terang Jonghun.
Minhwan melongo. Bibirnya membentuk huruf O yang besar.

Apartemen CSJH
Lina berseri-seri. Ketiga rekannya heran.
“Ada apa denganmu onnie?” tanya Dana.
Lina tersenyum penuh rahasia.
“Idih! Baru dapat undian ya onnie?” kata Stephani.
Lina terus tersenyum.
“Onnie dapat surat warna pink! Surat cinta ya?” seru Sunday.
Lina berhenti tersenyum.
“Ada deh! Mau tahu aja. Untuk 25 tahun ke atas!” kata Lina.
Sunday, Dana dan Stephani memoyongkan bibir bersama-sama.

Markas DnT
Park Byung Kyu duduk di luar lingkaran. Sementara Moon Joon Young, Kwon Tae Ku, dan Jung Chi Ho sedang bermain kartu naga dan harimau.
Byung Kyu menggenggam amplop pink erat-erat. Amplop itu basah karena keringat Byung Kyu.
“Hey Byung Kyu bantu aku dong! Masak dari tim harimau aku sendiri,” seru Chi Ho.
“Ee… sebentar hyung,” sahut Byung Kyu.

~Byung Kyu POV~
Tenang Byung Kyu! Ini kan undangan party. Tak mungkinlah ada kampanye terselubung. Aku tetap pilih partai Dragon n Tiger!

~Author POV~
“Kita latihan barongsai saja yuk!” ajak Joon Young.
“Ide bagus hyung!” timpal Tae Ku.
“Sip! Kalian bawa naga. Aku dan Byung Kyu jadi liongnya,” tambah Chi Ho.
Byung Kyu menelan ludah. Namun tetap ikut ide Joon Young. Demi DNT!

Tempat mangkal SS501
Kyu Jong sangat senang menerima undangan dari Mr. LSM. Hatinya berbunga-bunga.

~Kyu Jong POV~
Senangnya! Dengan ini aku bisa meminta wejangan untuk menjadi produser. Langsung dari ahlinya. Menyenangkan sekali. My dream will come true!

~Author POV~
“Kyu Jong-a, kenapa cengar-cengir begitu?” tanya Hyun Joong heran.
“Ah… tidak apa-apa hyung. Lagi senang aja,” jawab Kyu Jong.
Di belakang mereka Yeong Saeng, Jung Min, Hyung Joon bergosip ria.
“Dengar ga cara ngomong Hyun Joong hyung?” tanya Yeong Saeng.
“Iya aku dengar. Kayak gimana gitu,” sahut Jung Min.
“Hu’u. Mungkin mereka ada affair,” timpal Hyung Joon.
“Kyu Jong tadi dapat amplop pink. Mungkin dari cewek,” ujar Yeong Saeng.
“Jangan-jangan dari pacar Hyun Joong hyung,” imbuh Jung Min.
“Jadi Hyun Joong hyung mau melabrak Kyu Jong,” kata Hyung Joon.

*kita tinggalkan gosip tak benar ini*

Tempat Secret Party
Mrs. LSM telah menyiapkan makanan dan minuman. Sementara Mr. LSM telah menata dan mendekor ruangan itu. Karena proyek rahasia maka hanya ada Mr dan Mrs LSM dan para pejabat penting SM.
Para undangan telah hadir semua. Kyuhyun, Hankyung, Jang Ri In, Changmin, Yunho, Eric Mun, Lina CSJH, Honggi FT island, Byung Kyu DnT, Wheesung, dan Kyu Jong SS501. Mereka berbaur dengan pejabat-pejabat SM dan Mr. LSM. Mereka saling mengucapkan selamat ulang tahun. Mereka lalu bertukar kado. Setelah itu mereka makan dan bernyanyi bergantian.
“Brak!” suara pintu yang didobrak.
“Tuhkan benar ada makanan banyak,” kata Shindong.
Semua memandang Shindong dkk.
“Uri Super Junior Trot!” seru Leeteuk, Heechul, Kangin, Shindong, Sungmin dan Eunhyuk serempak.
“Kenapa kalian kemari?” tanya Mr. LSM heran.
“Bos curang! Makan-makan tidak ajak-ajak,” protes Shindong.
“Ee… tidak baca spanduk di luar? Khusus yang berulang tahun bulan Februari,” Mr. LSM membela diri.
“Aniyo! Anda salah! Kamikan lahir (baca: debut) di bulan Februari juga!” kata Suju T serempak.
Hankyung dan Kyuhyun bersembunyi di bawah meja. Mereka takut dikeroyok rekan-rekannya.
“Ambil makanan lagi hyung. Kita main game sambil makan saja di sini,” kata Kyuhyun.
Hankyung mengambil makanan di atas meja.
“Bruk!” Siwon jatuh dari atap.
“Kau juga kenapa ada di sini?” tanya Mr. LSM.
Siwon bangkit sambil menepuk-tepuk punggungnya yang sakit.
“Habis bos tidak mengundangku. Padahal di biodata ku tulis 10 Februari 1987,” ujar Siwon.
Mr. LSM menepuk dahinya.
“Bukannya hyung sebenarnya lahir bulan April 1986?” Changmin angkat bicara.
Suju T dan Siwon mendelik pada Changmin. Changmin yang ketakutan ikut ngumpet Hankyung dan Kyuhyun.
Tiba-tiba terdengar lagu Nobody milik WG. Semua mata memandang pada Wonder Girls yang perlahan muncul dari pintu yang berkabut.
“Siapa lagi?” rintih Mr. LSM.
“Uri Wonder Girls,” kata WG kompak.
“Kami dengar ada pesta di sini. Dan katanya khusus yang berulang tahun di bulan Februari,” kata Sunye.
“Yap, bener banget,” sahut Ri In dan Lina CSJH gembira.
Mereka menari-nari menyambut WG. Akhirnya ada cewek-cewek lain. Dari tadi seperti di sarang penyamun.
“Memangnya kalian lahir di bulan Februari?” tanya Yunho.
“Aniyo! Oppa jangan salah. Kami lahir tanggal 13 Februari 2007,” terang Sunye.
*maksudnya 1st debut mini album WG*

Suasana makin panas. Namun Kyu Jong SS501 malah memanfaatkan kesempatan. Ia mendekati para pejabat SM. Minta privat untuk menjadi produser musik. Sementara Honggi sedang belajar main barongsai sama Byung Kyu. Wheesung dan Eric Mun berunding soal berduet untuk album baru.
Mr. LSM memijit kepalanya yang puyeng akibat ulah Suju T, Siwon dan WG. Yunho ikut menari bersama Ri In dan Lina CSJH.
Lalu terdengar jeritan dan lengkingan suara. Masuklah dua makhluk dengan make-up tebal dan pakaian unfinished.
“Siapa lagi?” keluh Mr. LSM.
Seorang yang agak pendek maju ke depan.
“Hajimemasite, watashiwa Ruki,” ucap Ruki the GazettE.
Yang satu lagi menyusul maju.
“Watashiwa Byou,” kata Byou Screw.
“Kok bisa?” celetuk Siwon.
“Inggih bisa. Tadi itu iyong berdua lagi jalan ke Shibuya. Eh, lewat jalan depan situ. Eh gak taunya ada sepanduk gede. Lha iyong masuk baelah. Wong iyong berdua juga lahir bulan Februari,” sahut Ruki The GazettE dengan logat Tegal Jepang.
Byou mengangguk mengiyakan.
Semua melongo.
“Well, is there no one else?” seru Mr. LSM kayak Brad Pitt.
“…” ga ada respon.
Semua asik dengan kegiatan masing-masing. Suju T, Siwon dan WG sibuk merencanakan sesuatu. Ruki dan Byou mulai adu suara.
Tiba-tiba sebuah bola sepak melesat masuk. Mengenai dinding.
“Goool!” seru Hankyung, Kyuhyun dan Changmin yang bermain game sepak bola di bawah meja.
“Duuk!” suara kepala terantuk meja.
“Aduh!”
*kembali ke bola*
Bola itu terpental dari dinding. Melesat kembali ke asalnya.
“Hap!” seseorang yang memakai kaos warna merah dan celana pendek putih menangkapnya.
Mr. LSM terperangah. Dari belakang orang itu muncul asap dan cahaya.
“Aku datang!” seru orang itu lantang.
Park Ji Sung tertawa menakutkan.
“Kalian berpesta tanpa mengundangku! Akan ku kutuk semuanya!” kata Ji Sung layaknya peri jahat yang tak diundang di dongeng Sleeping Beauty.
“Ampun! Jangan kutuk saya. Mereka saja yang di kutuk,” pinta Mr. LSM.
“Ga bisa! Semua ya semua!” tukas Ji Sung.
Ji Sung mengangkat bolanya. Semua artis saling bergandengan. Wajah mereka harap-harap cemas. Ji Sung menendang bola ke atas. Bola itu meledak ketika mengenai platform. Semua yang di bawah seketika merunduk melindungi diri. WG, Ri In dan Lina CSJH berpelukan dan berteriak serempak.
“Aku belum pacaran! Ga mau mati sekarang! Umma!” jerit Honggi, orang termuda di tempat itu.
Hening sejenak, lalu…
“Ji Sung, let’s back to Manchester,” kata Sir Alex Fergusson, pelatih MU.
Ji Sung nurut saja pada pelatihnya. Meninggalkan orang-orang yang bergeje ria.
Yunho bangkit duluan.
“Hei! Kita selamat! Kita tidak kena kutukan!” seru Yunho.
Yang lain ikut bangkit dan bersorak.
“Tunggu! Ada surat di pintu!” kata Eric Mun.
Leeteuk mengambil selembar kertas yang tertempel di pintu.
“Yeee! Kena deh! Selamat kalian masuk acara Satu Lawan Banyak! Tadi itu hadiah dari saya. Pinata berbentuk bola! Makanya jangan lupa sama Park Ji Sung! Saya juga lahir bulan Februari. Seleb lapangan hijau cuy! Sangeil chukahamnida yorobun!” baca Leeteuk lantang.
Semua melongo. Di lantai bertebaran permen dan kado yang jatuh dari pinata Ji Sung.
Semua lalu tertawa lega. Mereka saling berpelukan, kembali mengucapkan selamat. Termasuk Suju T, Siwon, WG, Ruki dan Byou.
Hankyung, Kyuhyun dan Changmin keluar dari kolong meja.
“Ada apa hyung?” tanya Kyuhyun.
“Wo ga tau,” jawab Hankyung.
“Kita ketinggalan acaranya!” rengek Changmin.
Mereka bertiga berpelukan kayak teletubies. Meratapi nasib.

~tamat~
————————————

Ni fanfic spesial buat semua artis Korea yang bulan Februari ini merayakan ulang tahun. Juga buat Park Ji Sung (pemain bola yg skrg main di Manchester United), Ruki the GazettE dan Byou Screw (viskey Japan).

by wulan murti a.k.a yuelan13

please don’t copy without my permission
thanks

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.